Tim SAR melaporkan seluruh jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membengkak karena telah enam hari pascakejadian, sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.
“Kondisi jenazah sudah membengkak, sudah enam hali dan sulit dikenali,” ucapnya.
Proses evakuasi akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca di lokasi. Jika cuaca memungkinkan, jenazah akan dijemput menggunakan helikopter dari Posko SAR Tompobulu. Namun apabila cuaca memburuk, evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat.
Hingga kini, estimasi waktu kedatangan jenazah di Posko SAR Tompobulu masih belum dapat dipastikan.
“Mudah-mudahan cuaca membaik selama proses evakuasi,” ujarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait