3. Bom Molotov sebagai Pengalihan
Kapolrestabes Makassar menjelaskan, saat semua perhiasaan yang hendak dia beli sudah ada di depannya. Pelaku lalu beraksi dengan menciptakan kepanikan untuk memanfaatkan situasi.
Modus operandinya dengan menuangan bahan bahar yang dibawanya dalam botol ke lantai dan etalase hingga terbakar. Kobaran api sontak menciptakan kepanikan lalu pelaku memanfaatkan situasi dengan membawa semua perhiasaan yang awalnya pura-pura hendak dibelinya.
"Kurang lebih ada 500 gram, emasnya berupa perhiasanaan sekitar Rp1 miliar lebih," kata Kapolrestabes.
4. Nyaris Bawa Kabur Perhiasan Rp1 Miliar Lebih
Menurut polisi, aksi teror bom molotov di toko emas Somba Opu Makassar diduga untuk menciptakan kepanikan agar pelaku bisa mengambil perhiasan. Di lokasi terdapat emas dengan nilai ditaksir lebih dari Rp1 miliar.
“Barang bukti cukup banyak, nilainya di atas 1 miliar, sudah sempat mau diambil begitu dan akhirnya bisa kita amankan, tidak ada perhiasan yang sempat dibawa,” kata Arya.
5. Motif karena Utang, Pelaku Ditangkap Kurang dari 1 Jam
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat beraksi karena terdesak utang. Polisi menyebut pelaku bertindak seorang diri.
“Pelaku perempuan, inisial S. Setelah kita dalami, dia nekat karena terdesak utang. Ini pelaku tunggal,” ucap Kapolrestabes.
Pelaku diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian berkat laporan cepat warga dan bantuan masyarakat di lokasi. Kini, polisi masih mendalami motif lebih lanjut serta kemungkinan adanya unsur lain dalam aksi teror bom molotov di toko emas Somba Opu Makassar tersebut.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait