WNA Pelaku Pembobolan ATM di Makassar Ditangkap, Punya SIM C dari Polda Bali

Sindonews.com ยท Sabtu, 28 Desember 2019 - 16:27 WIB
WNA Pelaku Pembobolan ATM di Makassar Ditangkap, Punya SIM C dari Polda Bali
Ilustrasi (dok. iNews)

MAKASSAR, iNews.id - Polrestabes Makassar menangkap pelaku pembobolan ATM yang merupakan Warga Negara (WN) Malaysia, Muhammad Azmi bin Abdullah. Pelaku mengejutkan polisi karena mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang dikeluarkan dari Polda Bali.

Azmi ditangkap dengan barang bukti uang sekitar Rp100 juta. Dia diduga terlibat sindikat internasional dan menyasar kota-kota besar di Indonesia.

Polisi masih menyelidiki kepemilikan SIM C dari Polda Bali. Padahal pelaku tidak tercatat di paspornya pernah mengunjungi Bali. Dua kota lain yang telah dikunjungi yakni Balikpapan dan Makassar.

"SIM C ini di Bali, kita akan cek dulu. Karena ini (SIM C) dikeluarkan Polda Bali. Ya memang mencurigakan karena kalau dilihat paspornya, dia sekali ke Balikpapan dan ke sini (Makassar). Belum pernah ke Bali," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Sabtu (28/12/2019) seperti dikutip dari Sindonews.com.

BACA JUGA:

Polda Jatim Ungkap Sindikat Pembobol Kartu Kredit Beromset Miliaran Rupiah di Surabaya

Polda Jatim Tangkap 18 Hacker Pembobol ATM Beromzet Rp500 Juta

Kasus pembobolan usai pelaku beraksi di salah satu mesin ATM di kawasan Pantai Losari, Jumat (27/12/2019). Polisi juga mengamankan uang tunai kurang lebih 80 Ringgit Malaysia, laptop, paspor, 44 kartu member, 3 kartu warna pink, tas travel, peta wilayah dan tiket pesawat.

Kasus ini terungkap karena kecurigaan sekuriti yang berjaga di mesin ATM di kawasan Pantai Losari dengan membawa banyak kartu ATM. Dari informasi tersebut, pelaku diamankan ke posko pengamanan di Jalan Penghibur sebelum dijemput oleh aparat Polrestabes Makassar.

“Petugas curiga melihat tersangka melakukan transaksi di ATM karena membawa kartu ATM yang banyak tidak sama dengan ATM milik bank tersebut,” jelas Yudhiawan.

Polisi masih jaringan Azmi. Identitas rekannya yang merupakan warga negara Bulgaria sudah dikantongi.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq