Waspadai Banjir Hari Ini di Luwu Utara dan Wajo, Begini Imbauan BPBD

Nasruddin Rubak ยท Jumat, 12 Februari 2021 - 11:10:00 WITA
Waspadai Banjir Hari Ini di Luwu Utara dan Wajo, Begini Imbauan BPBD
Hujan deras mengguyur jalan raya. (Foto: Dok iNews).

MASAMBA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peringatan dini banjir untuk sejumlah daerah di Indonesia. Untuk di Sulawesi Selatan (Sulsel), imbauan ini dikhususkan untuk Kabupaten Wajo dan Luwu Utara.

Kepala BPBD Luwu Utara, Muslim Muhtar mengatakan, dengan adanya peringatan tersebut masyarakat harus tetap waspada. Potensi banjir kemungkinan terjadi pada Jumat (12/2/2021) hari ini.

"Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB, perlu diwaspadai potensi banjir dan Luwu Utara masuk dalam status waspada," kata Muslim di Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Jumat.

Dia mengatakan, BNPB meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan curah hujan dan tinggi muka air, serta wilayah terdampak banjir.

"Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta untuk mengidentifikasi tempat pengungsian, termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Lalu mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan, memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik. Serta memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi.

Dia menjelaskan, BNPB juga meminta masyarakat untuk dapat mengambil langkah-langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan cara menyiagakan tim siaga bencana untuk memantau kondisi terkini lapangan.

Warga juga harus melakukan koordinasi dengan aparatur desa, dan mempersiapkan evakuasi. Lalu perlu menyimpan barang penting ke tempat aman, dan membatasi aktivitas di luar rumah.

"Jika masyarakat berada di luar rumah tolong hindari pohon besar, baliho, dan saluran air atau gorong-gorong. Siapkan tas siaga yang berisi makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dan lain-lain," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal