Warga Sigi Masih Banyak yang Ragu, Tokoh Agama Diminta Yakinkan Vaksin Covid-19 Halal

Antara ยท Selasa, 11 Januari 2022 - 15:53:00 WITA
Warga Sigi Masih Banyak yang Ragu, Tokoh Agama Diminta Yakinkan Vaksin Covid-19 Halal
Kegiatan vaksinasi Covid-19 (Foto: Dok. BIN)

SIGI, iNews.id - Tokoh lintas agama yang ada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diminta membantu mengajak masyarakat setempat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Bupati Sigi, Mohamad Irwan, meyakini para tokoh agama bisa membantu percepatan vaksinasi di Sigi.

"Tokoh agama menjadi satu komponen di masyarakat, yang sangat diharapkan oleh pemerintah daerah, untuk berperan membantu pencapaian vaksinasi Covid-19," ucap Irwan di Sigi, Selasa (11/1/2022)..

Menurut Irwan, tokoh semua agama memiliki pengaruh di masyarakat. Tokoh agama dinilai bisa membantu pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 halal dan aman untuk tubuh manusia.

"Tokoh agama agar dapat menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin ini tidak berbahaya, aman dan halal," kata Irwan.

Irwan mengakui, salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah daerah Sigi selama ini terkait percepatan vaksinasi adalah faktor rendahnya antusias masyarakat.

Rendahnya antusias masyarakat, disebut dipengaruhi adanya informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoaks, yang memuat tentang dampak vaksinasi.

"Olehnya, kami harap tokoh agama juga berperan menyukseskan vaksinasi, dengan menyosialisasikan keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19," ungkapnya.

Dia meyakinkan, vaksin yang disiapkan oleh pemerintah telah melewati berbagai proses medis. Sehingga bisa dipastikan tidak memberikan efek samping yang berbahaya bagi tubuh manusia.

"Sebelum divaksin, ada proses pemeriksaan kesehatan yang dilalui, sebelum dinyatakan layak seseorang divaksin Covid. Artinya, ada syarat dan ketentuan untuk mengikuti vaksinasi. Bila ada gangguan atau penyakit tertentu sehingga tidak dapat divaksin, maka pihak medis akan mengeluarkan surat keterangan terkait hal itu," ujar Irwan.

Dia juga menegaskan, vaksin yang beredar telah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: