Warga Pangkep Diminta Saling Menguatkan Hadapi Wabah Korona Bukan Sebar Hoaks
PANGKEP, iNews.id - Polisi akan menindak tegas oknum penyebar hoaks terkait adanya pasien positif virus korona di Kabupaten Pangkep. Di saat ini, warga harus saling menguatkan, bukan malah menyebar informasi bohong.
Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji mengatakan, akan mengambil tindakan tegas bagi oknum yang membuat dan menyebarluaskan berita hoaks. Polisi akan terus memantau media sosial (medsos) lewat patroli siber.
"Kalau ada yang sebar isu hoaks tentang corona ini tentu kita tindak tegas," kata AKBP Ibrahim saat dikonfirmasi wartawan di Mapolres Pangkep, Sulsel, Kamis (19/3/2020).
Dia meminta warga saling bahu-membahu untuk menguatkan rasa percaya diri masyarakat di lingkungan sekitar, bukannya menyebarkan kabar bohong yang menimbulkan kepanikan publik.
"Saat ini harusnya kita bahu membahu, saling bantu menumbuhkan rasa percaya diri menghadapi situasi ini, bukan malah sebaliknya," ujar dia.
Sebelumnya, tujuh orang yang diduga suspect virus korona di Kabupaten Pangkep sudah menjalani pemeriksaan di RSUD Batara Siang. Tiga orang dinyatakan negatif dan empat lainnya masuk kategori dalam pemantauan.
Juru bicara tim penanganan virus korona di Kabupaten Pangkep, dr Annas Agmad mengatakan, keempat warga ini tergolong dalam pemantauan atau ODP, karena baru pulang dari Malaysia.
"Empat orang kami jemput di pulau, dua sehat dan dua orang lain infeksi saluran pernafasan biasa. Meski tak menunjukkan ciri-ciri covid-19 mereka tetap dalam pemantauan," kata dr Annas.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal