Wajib Lepas Sepatu saat Masuk Kelas, Kaki Murid SD di Gowa Luka karena Ubin Pecah-Pecah

Sindonews, Herni Amir ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 10:15 WIB
Wajib Lepas Sepatu saat Masuk Kelas, Kaki Murid SD di Gowa Luka karena Ubin Pecah-Pecah
Siswa di SD Unggulan Paccinongang. (Foto: Istimewa).

GOWA, iNews.id - Seorang siswa SD di Paccinongan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), terluka akibat tegel (lantai) sekolah yang pecah. Kondisi ini terjadi karena kepala sekolah meminta murid membuka sepatu di dalam kelas dengan kondisi ubin rusak.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Gowa, Salam mengatakan, akan menjatuhkan sanksi kepada Kepala Sekolah (Kepsek) SD Paccinongang. Karena kebijakannya itu dinilai kurang tepat.

"Kita akan berikan sanksi kepada yang bersangkutan dengan surat teguran keras," kata Salam kepada wartawan di Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat (14/2/2020).

Korban atas nama Firdaus, siswa kelas 6 SD yang mengalami luka robek akibat terkena tegel sekolah yang pecah-pecah. Korban langsung dilarikan ke puskesmas atas kondisi luka tersebut.

Salam menjelaskan, sanksi diberikan kepada kepsek lantaran kebijakannya yang turut membuat murid itu menjadi korban. Dia mewajibkan murid membuka sepatu saat masuk kelas.

"Iya karena jadi musibah ini menimpa siswa ini karena kebijakan kepsek. Tindakan kami sejauh ini memberikan pengobatan kepada siswa tersebut," ujarnya.

Menurut Salam, kebijakan kepsek tersebut dinilai kurang tepat. Apalagi, tegel di dalam kelas tersebut kondisinya memang pecah-pecah.

Kejadian yang menimpa Firdaus diketahui setelah orang tuanya, Husniah mengadu ke DPRD Gowa pada Kamis (13/2/2020) siang. Bahkan kejadian seperti ini ternyata sudah yang kedua kali.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal