Viral, Menolak Dirazia Oknum Anggota TNI Tabrak Polisi di Gowa

Bugma ยท Minggu, 20 Mei 2018 - 14:58 WIB
Viral, Menolak Dirazia Oknum Anggota TNI Tabrak Polisi di Gowa
Salah satu rekaman video yang viral menunjukkan polisi bergantungan di atas kap mobil yang dikemudikan oknum anggota TNI. (Foto: dok iNews)

GOWA, iNews.id – Ditengarai tidak memiliki kelengkapan surat berkendara, oknum TNI Kodam XIV Hasanuddin nekat menerobos razia balap liar Polres Gowa. Dengan kecepatan tinggi, pelaku bahkan hendak menabrak polisi yang sedang bertugas hingga akhirnya melompat dan naik di kap mobil.

Detik-detik menegangkan bak di film action itu viral di media sosial (medsos). Dalam tayangan video singkat itu, tampak polisi mencoba bertahan di atas kap mobil yang dikemudikan oknum TNI dengan kecepatan tinggi hingga sejauh satu kilometer. Mobil itu bergerak ke kiri dan kanan berupaya untuk menjatuhkan polisi hingga akhirnya benar-benar terjatuh.

Saat terjatuh, oknum polisi yang diketahui bernama Briptu Syaifullah tak sadarkan diri. Anggota lain langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan.

Informasi yang dihimpun iNews, peristiwa itu berawal saat Polres Gowa hendak merazia aksi balap liar di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel), yang sudah meresahkan. Saat razia, oknum TNI pangkat prada berinisial IK itu sedang membawa mobil LCGC dengan plat nomor DD 3116 AD. Polisi kemudian meminta kendaraan untuk menepi agar diperiksa, namun dia justru memacu mobil dan mencoba menabrak barikade polisi.

Saat itulah Briptu Syaifullah yang bagian barikade melompat dan jatuh tepat di bagian kap mobil. Dia mencoba bertahan dengan memegang pinggiran mobil hingga akhirnya terjatuh. Rekan korban kemudian membawa ke RS untuk perawatan, sementara yang lain mengejar pemilik kendaraan.

Setelah pengejaran, polisi akhirnya menangkap Prada IK, yang kemudian diamankan bersama petugas Bepom Makassar untuk selanjutnya ditempuh proses hukum.

“Saat akan razia, kendaraan ini melaju cepat dan tidak mau berhenti. Dia mencoba menabrak anggota kami hingga naik di kap mobil dan terluka,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Sabtu (19/5/2018).

Kapolres menjelaskan, dari hasil pemeriksaan mobil itu memiliki dua plat nomor yang sama-sama palsu. “Ini perbuatan melanggar hukum yang kami fokuskan untuk penegakannya,” ujarnya.

Dalam razia balap liar tersebut, polisi juga mengamankan sedikitnya 85 unit sepeda motor. Sementara mobil oknum anggota TNI itu diamankan di Mapolres Gowa sebagai barang bukti.


Editor : Donald Karouw