Tetap Gelar Aksi saat May Day, Buruh di Maros: Kami Akan Jaga Jarak

Sindonews, Najmi Limonu ยท Senin, 27 April 2020 - 15:10:00 WITA
Tetap Gelar Aksi saat May Day, Buruh di Maros: Kami Akan Jaga Jarak
Aksi buruh saat Mayday. (Foto: Okezone).

MAROS, iNews.id - Buruh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), tetap akan menggelar peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day meski sedang masa pandemi virus corona. Namun massa aksi akan tetap mengatur jarak atau menerapkan social dan physical distancing.

Ketua Eksekutif Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Maros, Muhammad Aswar mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana untuk meniadakan kegiatan aksi tersebut. Konsolidasi tetap akan dilakukan seperti kondisi saat May Day di tahun-tahun sebelumnya.

"Kondisinya mungkin massa akan kami atur jarak, berdasarkan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak. Tapi kami akan tetap melaksanakan May Day. Karena di sinilah waktu kami untuk memperjuangkan hak-hak buruh," kata Aswar kepada wartawan di Kabupaten Maros, Sulsel, Senin (27/4/2020).

Menurut dia, adanya polemik RUU Omnibus Law menjadi momentum yang sangat penting dan krusial. Tak hanya itu, perubahan penerimaan upah dan pemberian BPJS Ketenagakerjaan menjaadi PR yang harus diselesaikan dan diperjuangkan oleh buruh.

"Apalagi ditambah data yang kami terima dari Disnaker kabupaten Maros, ternyata belum ada perubahan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya, terkait peningkatan kesejahteraan buruh," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Maros, Amiruddin menjelaskan, sebenarnya Disnaker telah membuat kesepakatan dengan beberapa serikat buruh untuk meniadakan aksi May Day tahun ini.

Peringatan hari buruh ini akan diganti dengan bakti sosial dengan cara memberikan santunan dan paket sembako kepada buruh yang terdampak Covid-19 atau mereka yang berhak menerimanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal