Tempat Hiburan Malam dan Panti Pijat di Makassar Belum Diizinkan Beroperasi

Antara ยท Jumat, 25 September 2020 - 12:35 WITA
Tempat Hiburan Malam dan Panti Pijat di Makassar Belum Diizinkan Beroperasi
Pj Wali Kota Makassar meninjau lokasi kebakaran Pasar Senggol. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Tempat hiburan malam (THM) dan panti pijat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum diizinkan beroperasi. Sebab dua tempat tersebut dinilai punya risiko tinggi penularan virus corona.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, peluang interaksi warhga di tempat hiburan malam dan tempat layanan pijat sangat tinggi dan kondisi yang demikian meningkatkan risiko penularan Covid-19.

"Jadi saat ini belum kita berikan izin untuk beroperasi dulu," kata Rudy di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (24/9/2020).

Dia mengakui, pendapatan pajak dari kedua usaha tersebut cukup tinggi. Namun pemerintah daerah (pemda) masih fokus dalam upaya penanganan Covid-19.

"Kalau itu kita izinkan operasi, usaha-usaha kita dalam pengendalian Covid-19 bisa terganggu. Karena di THM dan panti pijat sangat sulit sekali diterapkan protokol kesehatan," katanya.

Dia juga menekankan pentingnya penegakan protokol kesehatan untuk mengendalikan penularan virus corona selama proses pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Di satu sisi pilkada menjadi kekhawatiran, namun di sisi lain ini bisa memulihkan ekonomi masyarakat. Warung kopi ramai, rumah makan ramai, rapat di hotel, apalagi percetakan," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal