Sosialisasi Pilkada di Sulsel, Pengamat: Perlu Simulasi dengan Video Pendek

Andi Mohammad Ikhbal ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 16:10 WITA
Sosialisasi Pilkada di Sulsel, Pengamat: Perlu Simulasi dengan Video Pendek
Webinar iNews mengenai sosialisasi pilkada di Sulsel. (Foto: iNews/AM Ikhbal).

MAKASSAR, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diminta menggencarkan sosialisasi pilkada 2020 dengan cara virtual. Dengan begitu masyarakat dapat melihat gambaran dengan bentuk video pendek.

Pengamat Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Arqam Azikin mengatakan, saat ini era digital ditambah sedang pandemi Covid-19. Penyelenggara pemilu harus kreatif berupaya meningkatkan partisipasi pemilih saat pilkada.

"Bisa dengan video pendek yang ditayangkan ke media massa dan media sosial," kata Arqam dalam webinar iNews bertema 'Meningkatkan Partisipasi Pemilih di Tengah Pandemi Secara Aman dan Demokratis', Senin (10/8/2020).

Menurut dia, masyarakat perlu memiliki pengamatan visual, bukan hanya penjelasan secara verbal. Mereka butuh kepastian prosedur mendatangi TPS dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi warga punya gambaran bahwa mereka aman untuk datang ke TPS," ujar dia.

Sementara itu Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir mengatakan, proses sosialisasi ke depan memang akan mengarah pada metode digital. Pemanfaatan konten-konten kreatif tersebut dinilai sangat efektif.

"Namun untuk di sejumlah daerah, tetap harus manual. Karena tidak semua terjangkau koneksi internet," kata Faisal.

Karena itu, kata dia, KPU akan memetakan lebih dulu daerah mana saja yang dinilai efektif menggunakan metode sosialisasi virtual, serta yang perlu dilakukan secara manual.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal