Selain Cita-Cita, Montir Lulusan SD di Pinrang Buat Pesawat Ultralight karena Diilhami Mimpi

Ichsan Anshari ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 10:55 WIB
Selain Cita-Cita, Montir Lulusan SD di Pinrang Buat Pesawat Ultralight karena Diilhami Mimpi
Pesawat ultralight buatan Haerul, warga Pinrang, Sulsel hanya menghabiskan dana Rp35 juta. (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

MAKASSAR, iNews.id - Kisah Haerul (34), warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) merakit pesawat terbang jenis ultralight ternyata diilhami lewat mimpi. Montir lulusan SD ini memang sangat tertarik dengan pesawat sejak kecil.

Kemudian, dia belajar otodidak merakit pesawat melalui internet. Hal itu ditunjang dengan keahliannya sebagai modifikator motor.

"Saya belajar sendiri. Tidak ada yang ngajari. Saya hanya lihat di Youtube," kata Haerul saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA: Montir Lulusan SD di Pinrang Buat Pesawat Ultralight dari Mesin Motor

Dia mengakui tidak memiliki pengetahuan khusus dalam pembuatan pesawat. Haerul hanya menempuh pendidikan di sekolah dasar (SD).

Namun karena tekadnya sudah bulat, Pesawat yang selama ini menjadi cita-cita Haerul kini terwujud. Pesawat ultralight dengan mesin motor berkapasitas 150 cc berhasil diterbangkan setelah lima kali percobaan.

Uniknya, untuk merakit pesawat ini bisa menghabiskan waktu dua bulan dengan total pengeluaran Rp35 juta. Selain itu, semua barang yang dipakainya sebagian besar merupakan barang-barang bekas.

BACA JUGA: Buat Pesawat Ultralight, Montir Lulusan SD di Pinrang Ini Habiskan Dana Rp35 Juta

Kecuali mesin motor Kawasaki Ninja berkekuatan 150 cc seharga Rp8 juta yang dia beli baru. Tapi untuk bodi pesawat, semuanya berasal dari barang bekas.

Rangka pesawat dibuat dari aluminium bekas, roda depan dan dua roda belakang dari bekas gerobak. Sedangkan penutup rangka sayap juga dari kain parasut bekas.

"Ya, semuanya bekas. Cuma mesin motor saja yang beli baru," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal