Rombongan Pengantar Jenazah Jambret yang Ditembak Mati di Makassar Lempari Batu Mapolsek Bontoala

Sindonews, Faisal Mustafa ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 18:45 WIB
Rombongan Pengantar Jenazah Jambret yang Ditembak Mati di Makassar Lempari Batu Mapolsek Bontoala
Rombongan pengantar jenazah Tumbal, terduga jambret yang ditembak mati polisi, melempari batu Mapolsek Bontoala. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Sejumlah warga yang merupakan rombongan pengantar jenazah Wiwin alias Tumbal (25), terduga jambret yang ditembak mati polisi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melempari batu Mapolsek Bontoala. Bentrokan tersebut dapat diatasi begitu polisi berkomunikasi dengan pihak keluarga.

Kapolsek Bontoala, Kompol Andriany mengatakan, insiden itu bermula saat rombongan pengantar jenazah hendak melalui jalur di sekitar Jalan Masjid Raya - Jalan Sunu menuju TPU di Kabupaten Maros, Selasa (14/1/2020).

"Beberapa orang sempat berhenti dan melempar ke arah petugas di depan Mapolsek Bontoala," kata Andriany saat dikonfirmasi di Kota Makassar, Sulsel.

BACA JUGA: Polisi Tembak Mati Jambret di Makassar karena Serang Polisi Pakai Badik

Pemicunya diduga karena saat rombongan tak bisa melalui jalur pintas di depan Mapolsek menuju TPU karena jalan sedang ditutup. Namun terkesan memaksa untuk tetap melewati jalan di sana.

Aksi tersebut sempat terekam dalam video berdurasi dua menit lebih. Dalam video tersebut memperlihatkan beberapa orang dari rombongan pengantar jenazah turun dari kendaraan yang ditumpangi, lalu menendangi sejumlah fasilitas pembatas jalan dekat mapolsek.

Sempat terjadi cekcok antar rombongan dengan petugas yang mengamankan lokasi sekitar. Namun situasi kembali kondusif saat polisi berkomunikasi dengan pihak keluarga.

BACA JUGA: Melawan saat Ditangkap, Pencuri Motor di Makassar Tewas Ditembak Polisi

"Aksi itu bisa cepat diatasi saat bernegosiasi dengan keluarga pelaku (jenazah)," ujar dia.

Sebelumnya, Polisi menembak mati seorang terduga jambret di Kota Makassar, Sulawasi Selatan (Sulsel) karena mencoba menikam petugas yang akan mengamankannya. Pelaku juga terbilang licin karena sudah delapan kali lolos sergapan polisi.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan, anggota terpaksa menembak pelaku, Tumbal alias Wiwin (25), karena dia hendak kabur saat akan ditangkap. Selain itu, pelaku mencoba melawan polisi dengan senjata tajam badik.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal