Ribuan Warga Gowa Ikut Salatkan Jenazah Ichsan Yasin Limpo di Masjid Syekh Yusuf

Antara ยท Kamis, 01 Agustus 2019 - 13:55 WIB
Ribuan Warga Gowa Ikut Salatkan Jenazah Ichsan Yasin Limpo di Masjid Syekh Yusuf
Petugas membawa peti jenazah Ichsan Yasin Limpo untuk dimakamkan setelah disalatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf, Gowa, Kamis (1/8/2019). (Foto: Antara)

GOWA, iNews.id – Ribuan warga Kabupaten Gowa ikut menyalatkan jenazah Ichsan Yasin Limpo serta memberikan penghormatan terakhir untuk Bupati Gowa periode 2005-2010 dan 2010-2015 tersebut di Masjid Agung Syekh Yusuf, Gowa, Kamis (1/8/2019). Saat jenazah dibawa masuk ke masjid, sembilan camat mengangkat peti jenazah Ichsan Yasin Limpo.

Warga tampak memenuhi ruangan lantai satu dan dua Masjid Agung Syekh Yusuf serta halaman masjid dan jalan di sekitarnya. Warga yang telah lama menunggu menyambut kedatangan jenazah dengan isak tangis dan lantunan tahlil.

Selain warga, aparat pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan kolega Ichsan juga ikut menyambut kedatangan jenazah. Demikian juga para lurah dan anggota Ikatan Da’iah Indonesia Cabang Gowa.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa Abu Bakar Paka menjadi imam salat jenazah Ichsan Yasin Limpo.

Salah satu warga Kelurahan Pandang-Pandang, Kecamatan Somba Opu, Hariani, berada di antara warga yang menyambut kedatangan jenazah Ichsan Yasin Limpo di Masjid Agung Syekh Yusuf. Dia pun terkenang saat almarhum masih menjabat bupati.

“Saya ini paling rasa pendidikan gratisnya Bapak Punggawa. Almarhum ini orang yang sangat baik dan murah senyum, dulu waktu jadi bupati setiap hari Jumat dia mengunjungi daerah kami untuk menanyakan langsung apa-apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami doakan Bapak IYL khusnul khatimah,” katanya.

Warga lainnya, Nurlia, juga ikut menyalatkan dan mengantarkan jenazah Ichsan ke permakaman bersama pengurus KotaKu dan Sanggar Pendidikan Anak Saleh (SPAS) Gowa. Dia mengaku selalu mengingat pesan Ichsan agar tidak pernah berhenti berjuang dan tidak pernah makan yang bukan haknya.

“Ini petuah yang selalu saya ingat dan implementasikan dalam bekerja. Almarhum selalu ajar saya untuk hidup dengan jujur. Sungguh saya tidak bisa membalas dan berterima kasih dalam bentuk apa pun. Makanya hari ini saya ingin memberikan penghormatan sesempurna mungkin,” kata Nurlia, Koordinator KotaKu Gowa.


Editor : Maria Christina