Polisi Tangkap 3 Pelaku Pembacokan Sales HP di Makassar, 1 Masih Buron

Sindonews, Faisal Mustafa ยท Rabu, 25 Desember 2019 - 13:55 WIB
Polisi Tangkap 3 Pelaku Pembacokan Sales HP di Makassar, 1 Masih Buron
Polisi menangkap 3 dari 4 pelaku penganiayaan terhadap seorang sales HP di Makassar. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi menangkap tiga pelaku penganiayaan terhadap seorang sales ponsel di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (24/12/2019) kemarin. Motif aksi pengeryokan dan pembacokan tersebut karena masalah dendam pribadi.

Ketiga pelaku, masing-masing Hamzah Almakassari (25), Muh Alwi (22), dan Bian Fauzan (25). Mereka diringkus di rumah Hamzah Jalan Rappocini Lorong 3, Kecamatan Rappocini, beberapa jam setelah menganiaya korban, Jumadil Awal (20).

"Dalam kasus penganiyaan ini terduga pelaku ada empat orang. Namun baru tiga yang diamankan, satu lagi berinisial RD dalam pengejaran polisi," kata Kapolsek Rappocini, Kompol Edhy Supriadi, kepada wartawan di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (25/12/2019).

BACA JUGA: Menyelinap ke Meja Resepsionis Hotel, Pria di Makassar Terekam CCTV Mencuri Ponsel dan Uang

Peristiwa itu terjadi saat Jumadil tengah nongkrong di depan toko Best Handphone, Jalan Rappocini Raya, tempatnya bekerja. Penyerangan yang terjadi pada Selasa 16.45 WITA ini dilatarbelakangi adanya kesalahpahaman antara Hamzah dan Jumadil.

"Motifnya dendam, masalah pribadi pelaku (Hamzah) sempat cekcok di sebuah Apotek pada Senin (23/12/2019). Kemudian besoknya pelaku mengajak ketiga rekannya dan menyerang korban saat berada di tempat kerjanya," ujar dia.

Dalam kasus ini, Hamzah merupakan eksekutor yang membacok korban Jumadil. Sedangkan Alwi dan Fauzan berperan sebagai joki. Sementara seorang pelaku yang kini menjadi buron polisi juga diketahui seorang eksekutor.

BACA JUGA: Gara-Gara Ditegur saat Mabuk, Petugas Keamanan Hotel di Makassar Tikam Pengunjung

Dari penangkapan ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti berupa badik milik pelaku, dua unit handphone, dua sepeda motor yang digunakan pelaku serta beberapa pakaian yang digunakan korban.

"Pasalnya 351 dan 170 tentang penganiyaan ancamannya di atas lima tahun," ujarnya.

Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang turut menganiaya korban hingga mengakibatkan luka serius. Sementara tiga pelaku kini mendekam di tahanan Mapolsek Rappocini guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal