Plt Gubernur Sulsel Bersaksi, Tidak Pernah Dengar Nurdin Abdullah Intervensi Proyek

Muhammad Arham Hamid ยท Kamis, 26 Agustus 2021 - 15:22:00 WITA
Plt Gubernur Sulsel Bersaksi, Tidak Pernah Dengar Nurdin Abdullah Intervensi Proyek
Persidangan kasus Nurdin Abdullah di Makassar beberapa waktu lalu. (Foto: iNews/Arham Hamid)

MAKASSAR, iNews.id - Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengutarakan fakta penting dalam persidangan kasus suap dengan terdakwa Nurdin Abdullah. Dia mengaku tidak pernah mendengar adanya intervensi dari Nurdin Abdullah dalam proses pemenangan tender proyek di Sulsel.

Hal itu mencuat, setelah Kuasa Hukum Nurdin Abdullah membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Andi Sudirman Sulaiman di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (26/8/2021).

"Terkait BAP saudara (Andi Sudirman Sulaiman) nomor 12. Saudara selaku Wagub tidak pernah dapat informasi dari BPJ. Juga tidak pernah mendengar adanya intevensi Nurdin Abdullah ke BPJ," kata Kuasa Hukum Nurdin Abdullah saat membacakan isi BAP.

Plt Gubernur kemudian membenarkan pernyataan tersebut.

"Sebagai bagian dari tim pengawasan, saya tidak pernah dengar ada intervensi dari NA atas tender-tender di Pemprov Sulsel," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui, proses tender di lingkup Pemprov Sulsel berlangsung dengan transparan dan dapat diakses semua peserta melului LPSE. Termasuk segala persyaratan yang wajib dipenuhi kontraktor.

"Iya betul tidak ada intervensi, semua melalui proses yang transparan," kata Plt Gubernur Sulsel.

Lebih lanjut, Kuasa Hukum NA kembali membacakan isi BAP dari Andi Sudirman Sulaiman. Isi BAP Menegaskan jika tidak ada arahan khusus dari NA terkait penempatan ASN di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ).

"Tidak pernah ada arahan NA untuk penempatan khusus di BPJ. Artinya semua yang disana capable karena melalui proses," ucap Andi Sudirman Sulaiman.

Persidangan Gubernur Sulsel nonaktif HM Nurdin Abdullah telah memasuki pekan keenam. Selain Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, juga menghadirkan saksi lain yakni Rudy Djamaluddin, Jumras, Syamsul Bahri dan Eddy Jaya Putera.

Sementara dari pihak kuasa hukum Nurdin Abdullah dihadiri langsung oleh Arman Hanis dan enam anggota lainnya.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: