Pj Wali Kota Makassar Mulai Terapkan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Muhammad Arham Hamid ยท Senin, 14 September 2020 - 14:05 WITA
Pj Wali Kota Makassar Mulai Terapkan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin dan Forkopimda. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mulai menerapkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan warga dalam upaya mencegah penularan virus corona.

Rudy mengatakan, penurunan kasus Covid-19 di Kota Makassar ini tidak harus dimaknai bersantai-santai dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Justri kita harus tegas dalam menegakkan protokol kesehatan," kata Rudy di Kota Makassar, Sulsel, Senin (14/9/2020).

Dia memastikan tidak akan lagi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dia berharap operasi yustisi ini dapat meningkatkan kedisiplinan warga, bahkan menjadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru di lingkungan warga.

Sementara Asisten I Kota Makassar, M Sabri mengatakan, sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Makassar resmi diberlakukan. Angkanya mulai Rp100 ribu hingga Rp20 juta.

"Ada dua regulasi baru yakni Perwali No 51 Tahun 2020 dan Perwali No 53 Tahun 2020. Keduanya mengatur terkait sanksi denda yang tidak tercantum dalam Perwali No 36 Tahun 2020," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal