Peresmian Bioskop Planet Cinema di Bone Diwarnai Unjuk Rasa Ricuh

Bulan Sri Indra Maya ยท Sabtu, 08 Februari 2020 - 13:55 WIB
Peresmian Bioskop Planet Cinema di Bone Diwarnai Unjuk Rasa Ricuh
Warga yang berunjuk rasa di depan Planet Cinema sempat terlibat kericuhan dengan polisi. (Foto: iNews/Bulan Sri Indramaya).

BONE, iNews.id - Peresmian bioskop Planet Cinema di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat diwarna insiden kericuhan warga, Jumat (7/2/2020) kemarin. Mereka tak terima dengan berdirinya tempat tersebut karena dinilai menjadi penyebab banjir.

Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan dirinya Laskar Arung Palaka (LAP) berunjuk rasa di depan Gedung Planet Cinema. Aksi ini bersamaan dengan prosesi peresmian bioskop oleh Bupati Andi Fahsar M Padjalangi dan jajaran manajemen Planet Cinema.

"Kami minta pihak manajemen menyelesaikan dulu urusan izin mereka, seperti kajian lingkungan, AMDAL dan lalu lintas," kata Andi Akbar selaku koordinator aksi LAP di depan Gedung Planet Cinema, Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Bone, Sulsel.

Menurut dia, pihak manajemen Planet Cinema juga harus berkoordinasi dengan warga. Karena mereka terdampak langsung banjir saat terjadi hujan deras, akibat pembangunan bioskop tersebut.

"Kami yang merasakan. Warga yang terdampak banjir," ujar dia.

Akbar juga mengakui, dalam unjuk rasa tersebut sempat terjadi kericuhan antara warga dengan polisi. Mereka kesal karena sudah lama menunggu perwakilan manajemen, namun tak ada dari mereka yang menemui massa aksi di depan gedung.

"Jadi kami menerobos masuk dan dihalang-halangi polisi," katanya.

Namun aksi ricuh tersebut tak berlangsung lama setelah Kapolres Bone, AKBP I Made Ary Pradana, turun tangan dan berbicara langsung menemui warga yang melakukan unjuk rasa.

Menanggapi permintaah warga, pihak Planet Cinema diwakili Liani Kawati mengatakan, akan membawa aspirasi para pengunjuk rasa dalam rapat bersama jajaran manajemen lainnya.

"Kami butuh waktu, setidaknya pekan depan kita bisa bertemu kami setelah saya berkomunikasi dan rapat dengan pihak manajemen terkait aspirasi warga," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal