Pendaki Gunung Bawakaraeng Meninggal Dunia, Diduga Hiportemia

Antara ยท Selasa, 13 September 2022 - 18:47:00 WITA
Pendaki Gunung Bawakaraeng Meninggal Dunia, Diduga Hiportemia
ilustrasi pendaki

GOWA, iNews.id - Seorang pendaki Gunung Bawakaraeng, bernama Muh Ridwan (24) warga Lingkungan Mappala, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan, meninggal dunia. Korban meniggal dunia diduga karena mengalami hiportemia.

"Korban bernama Muhammad Ridwan, meninggal pada hari Senin (12/9) sekitar pukul 20.00 WITA di Rumah Sakit Umum Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Diceritakan Hasan, sebelum kejadian korban bersama rekannya naik gunung dengan menempuh jalur Lembbana menuju puncak pada Jumat, 9 September 2022 sekitar pukul 20.00 Wita. Rencananya turun pada Minggu, 11 September 2022.

Namun, saat hendak turun, korban mengalami sesak nafas dengan gejala terserang hipotermia (kondisi suhu tubuh turun) hingga lemas saat berada di antara Pos 8 dan Pos 7, sehingga rekannya bergegas turun meminta bantuan.

Adanya laporan itu, Tim relawan Mountain Rescue Bawakaraeng (MRB) bersama personel Polsek Tinggimoncong langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban. 

"Korban dilaporkan sedang mengalami gejala hipotermia, kemudian teman korban meminta bantuan ke Pos Register Lembanna. Tim 1 berjumlah empat orang langsung bergerak sekitar pukul 23.35 Wita. Disusul tim 2 berjumlah empat orang membantu evakuasi sekitar pukul 23.35 WITA di lokasi tempat korban berada," ujarnya.

Hasan mengaku, saat proses evakuasi cukup sulit karena gelap, namun korban berhasil dievakuasi dan tiba di jalur Bulubalea pada Senin 12 September 2022 sekitar pukul 15.00 Wita. 

Saat itu, sambungnya, kondisi korban kritis dan sempat dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong untuk penanganan medis awal.

Selanjutnya, dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf guna mendapatkan pertolongan medis lanjutan, namun korban dinyatakan meninggal dunia pukul 20.00 Wita di rumah sakit setempat.

Editor : Candra Setia Budi

Bagikan Artikel: