Pemuda di Jeneponto Sulsel Ngamuk Bacok Ayah dan Ibu Kandung

Sulaiman Nai ยท Minggu, 16 Februari 2020 - 17:58 WITA
Pemuda di Jeneponto Sulsel Ngamuk Bacok Ayah dan Ibu Kandung
Kamaruddin, pelaku penganiaya orang tua kandung saat ditangkap anggota Polres Jeneponto. (Foto: iNews/Sulaiman Nai)

JENEPONTO, iNews.id – Kamaruddin (29) mendadak mengamuk menggunakan senjata tajam (sajam) dan menyerang kedua orang tuanya. Pemuda yang telah dua kali menikah ini membacok mereka hingga menderita sejumlah luka terbuka di sebagian tubuh.

Korban yakni Sulimana Daeng Nyitto (65) dan istrinya Kamaria Daeng So’na (44), warga Kompleks Pasar Karisa di Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Informasi yang dirangkum iNews, kejadian ini berawal saat korban Sulimana sedang tidur dalam rumah. Tiba-tiba muncul pelaku Kamaruddin yang langsung membacoknya tanpa alasan jelas.

Sulimana kemudian berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Saat itu, istri korban melihat anak mereka menganiaya suaminya. Dia datang untuk menenangkan pelaku, namun justru tak luput jadi sasaran penganiayaan.

“Saya bilang sama anak saya kenapa kamu kejar bapakmu. Tapi dia juga malah serang saya,” ujar Kamaria.

Menurutnya, anak mereka memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Dia pernah dua kali menjalani perawatan di rumah sakit kejiwaan.

“Iya pernah dirawat gangguan jiwa,” katanya.

Warga yang melihat kondisi Sulimana sudah bersimbah darah kemudian menolongnya. Mereka memberhentikan mobil pikap dan membawa kedua suami-istri ini ke Rumah Sakit (RS) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto untuk mendapat penanganan medis.

Sementara pelaku yakni Kamaruddin diamankan petugas Polres Jeneponto yang datang ke TKP usai menerima laporan.

“Pelaku sudah kami amankan. Namun karena ada informasi mengidap gangguan jiwa, maka kami akan bawa untuk tes kejiwaan,” ujar Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Sahrul Regama.

Kasus penganiayaan anak terhadap kedua orang tua ini sudah ditangani Polres Jeneponto. Pelaku dan barang bukti telah diamankan. Penyidik akan membawa pelaku ke rumah sakit jiwa di Makassar untuk penanganan lebih lanjut.


Editor : Donald Karouw