Pelaut Asal Luwu Tewas di Atas Kapal dengan 9 Luka Tusukan

Sindonews, Chaeruddin ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 13:21 WITA
Pelaut Asal Luwu Tewas di Atas Kapal dengan 9 Luka Tusukan
Ilustrasi penusukan. (Foto: Istimewa).

LUWU, iNews.id - Seorang pelaut asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas usai ditikam temannya. Motifnya diduga karena perkelahian antara pelaku dengan korban.

Korban atas nama Erwin (25) tewas dengan sembilan luka tusukan di tubuhnya. Sementara pelakunya berinsial PT, rekan kerja korban yang juga ABK di Kapal Togboat ASL Pelican.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (1/8/2020) lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu kapal yang diawaki korban dan pelaku bersandar di Pelabuhan PT VME Tanjung Sengkuang, Kota Batam.

Rekan korban, Hasan, membenarkan adanya kejadian ini. Aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku ini membuat geger para ABK, karena ada sembilan luka tusukan di tubuh korban.

"Motifnya yang kami tidak bisa pastikan, namun benar telah terjadi perkelahian yang berujung pada penikaman," kata Hasan saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Luwu, Sulsel, Senin (3/8/2020).

Informasi yang dihimpun, kronologinya bermula saat kapal bersandar dan pelaku PT bermain ke tempat hiburan Pujasera 98 di Lubuk Baja. Saat kembali ke kapal, dia ditegur oleh korban.

Korban memberikan nasihat agar pelaku tidak pulang larut malam, apalagi dalam kondisi mabuk. Hal inilah yang membuat PT tersinggung dan melawan korban. Ketika itulah dia menusuk korban.

"Pelaku ditusuk sebanyak sembilan kali," kata ABK lainnya, Artur Richard, dalam laporannya ke polisi.

Erwin merupakan seorang wakil kapten di kapal tersebut. Dia juga dikenal baik oleh para ABK lainnya. Mirisnya pemuda ini merupakan seorang yatim dan menjadi tulang punggung keluarga.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal