Patroli Kos-kosan, Polisi Malah Temukan Markas Begal Sadis di Pangkep

Okezone, Herman Amiruddin ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 12:10 WIB
Patroli Kos-kosan, Polisi Malah Temukan Markas Begal Sadis di Pangkep
Barang bukti senjata tajam milik pelaku begal diamankan polisi. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi menangkap kawanan begal sadis di rumah kos wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang jadi markas mereka. Sebanyak lima orang pemuda diduga pelaku begal diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan.

Penangkapan komplotan begal sadis ini berawal saat petugas merazia rumah kos untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan di bulan Ramadan dan saat pendemi virus corona, Minggu (17/5/2020) lalu.

Kanit Buser Polres Pangkep, Bripka Edy Rahmat mengatakan, saat razia ini petugas mendapati sejumlah pemuda di dalam satu rumah kos. Mereka diketahui membawa senjata tajam dan ternyata para pelaku begal.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sajam jenis badik dan beberapa enam busur beserta katapel," kata Edy saat dikonfirmasi wartawan Rabu (20/5/2020) kemarin.

Kemudian Tim, Resmob kembali melakukan penggeledahan di dalam kamar kos, dan ditemukan dua buah celurit yang biasa digunakan untuk melakukan aksi kejahatan jalanan.

"Ada empat anak panah selain anak panah ada celurit yang biasa digunakan melakukan tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) dan ada beberapa kunci-kunci yang digunakan untuk melakukan pencurian," ujar Edy.

Kawanan begal ini masing-masing, Ansar (24) residivis begal warga Kabupaten Maros, Rizal (22) warga Kabupaten Maros, dan Wahudi alias Bob (25) warga Kota Makassar. Kemudian seorang perempuan Ismi Octaviani (21) warga Kabupaten Maros dan Indra alias Cimpa (24) warga Pangkep.

Saat dilakukan interogasi, salah satu pelaku yakni Cimpa mengakui telah melakukan begal bersama Ansar pernah melakukan pencurian dengan modus jambret sebanyak dua kali di wilayah Hukum Polres Maros.

"Setelah diintrogasi selanjutnya kami berkoordinasi dengan Reskrim Polres Maros untuk dilakukan pengembangan dan selanjutnya pelaku pemilik senjata tajam dan barang bukti diamankan ke Mapolres Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Edy.

Diduga pelaku tersebut kata Edy, mereka sudah berulangkali melakukan kejahatan dan selalu berpindah-pindah tempat ke berbagai daerah. Selain itu, salah satu dari mereka yakni seorag residivis kasus serupa.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal