Nurdin Abdullah Disebut Tak Terlibat Pembangunan Masjid Puncak Maros

Faisal Mustafa ยท Kamis, 14 Oktober 2021 - 12:55:00 WITA
Nurdin Abdullah Disebut Tak Terlibat Pembangunan Masjid Puncak Maros
Sidang gubernur nonaktif Sulsel di Pengadilan Negeri Makassar. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali pendanaan Masjid Pucak Maros dalam sidang dugaan korupsi terdakwa Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. Persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Makassar.

Pembangunan masjid berlokasi di Dusun Arra, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu sejak awal dinyatakan panitia telah mendapat bantuan dari dana CSR Bank Sulselbar dan beberapa donatur. Dana itu dikumpulkan dalam satu rekening dan digunakan tanpa intervensi NA.

Fakta tersebut diungkap oleh salah seorang saksi bernama Ruswandi saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim yang diketuai Ibrahim Palino.

"Apakah Pak NA terlibat dalam pembuatan dan penggunaan dana di rekening pembangunan masjid?" tanya Penasihat Hukum (PH) NA, Arman Hanis kepada saksi Ruswandi.

"Tidak ada, hanya panitia saja," jawab Ruswandi.

Dia juga mempertegas, NA tidak terlibat dalam pembuatan proposal. Anggaran yang diperkirakan sebesar Rp1,3 miliar murni hasil survei Ruswandi bersama ketua dan bendahara pembangunan masjid.

"Soal proposal kan itu diurus oleh panitia saja. Awalnya anggaran yang dibutuhkan hanya Rp700 juta, tapi diubah menjadi Rp1,3 miliar karena spesifikasi (material bangunan) dan lokasi. Masjid ini ketinggian jadi memang pondasinya harus diperkuat," ujar Wandi yang juga merupakan arsitek masjid.

Soal progres pengerjaan masjid, Ruswandi menyebut pembangunan masjid di pucak belum selesai, tetapi sudah masuk tahap finishing. Namun bangunan ini sudah bisa dipakai beribadah oleh ummat Islam.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: