Ngeri! Mata Remaja di Gowa Tertembak Peluru Jeli saat Pulang Tarawih
GOWA, iNews.id - Nasib memilukan dialami remaja bernama Ramadhan (15) warga Dusun Bontomanai, Desa Lempangan, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dia mengalami luka setelah tertembak peluru jeli yang mengenai bola mata kanannya.
Informasi diperoleh, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) pukul 21.30 WITA. Saat ini korban menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi mata kanan telah diperban.
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Gowa Ipda Aditya Pamungkas mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah kami menerima laporan, tim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan para terduga pelaku,” ujar Aditya dikutip dari iNews Celebes, Jumat (6/3/2026).
Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama beberapa temannya sedang duduk santai di depan sebuah warung di depan SD Bontomanai setelah melaksanakan salat tarawih.
Namun suasana yang awalnya tenang berubah menjadi kacau ketika sekelompok remaja yang mengendarai motor melintas sambil membawa senjata mainan peluru jeli.
“Para pelaku ini melintas menggunakan motor. Setiap melihat kerumunan anak muda yang sedang duduk atau berkumpul, mereka langsung menembakkan peluru jeli secara membabi buta,” katanya.
Salah satu peluru kemudian mengenai bola mata kanan korban hingga menyebabkan luka serius. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Akibatnya korban terkena peluru di bagian bola mata sebelah kanan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa.
Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan pihaknya akan menindak tegas para pelaku.
“Benar, ada remaja yang terkena tembakan peluru jeli di bagian mata. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” kata AKBP M Aldy.
Dia menegaskan korban tidak memiliki masalah dengan para pelaku dan tidak mengetahui alasan penyerangan tersebut.
“Korban tidak tahu menahu. Tiba-tiba saja sekelompok remaja datang dan menembaki mereka yang sedang duduk di lokasi,” ujarnya.
Kapolres memastikan dua pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa lebih lanjut oleh penyidik.
“Dua pelaku sudah kami amankan di Polres Gowa dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ucapnya.
Polisi menilai penyalahgunaan senjata mainan peluru jeli dapat menimbulkan luka serius bahkan berpotensi menyebabkan kebutaan. Karena itu, masyarakat khususnya orang tua diminta lebih mengawasi aktivitas anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor: Donald Karouw