Motor Terbakar di SPBU Sengkang, Diduga karena Bensin Bocor

Amnar Sengkang ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 11:25 WIB
Motor Terbakar di SPBU Sengkang, Diduga karena Bensin Bocor
Motor terbakar di SPBU membuat panik dan geger warga sekitar. (Foto: iNews/Amnar).

SENGKANG, iNews.id - Warga di kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat dibuat panik dengan terbakarnya motor di SPBU Amesangeng, Sabtu (18/1/2020) kemarin. Penyebabnya diduga karena bensin bocor dan terjadi percikan api di busi.

Pemilik motor, Jumadi mengatakan, saat kejadian dirinya baru selesai mengisi bahan bakar. Lalu motor sempat macet saat akan dihidupkan, tiba-tiba saja muncul percikan api dari busi motor.

"Sudah selesai isi bensin. Saat saya starter (hidupkan mesin) lalu muncul api dari busi," kata Jumadi kepada iNews di SPBU Amesangeng, kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel.

BACA JUGA: SPBU di Aek Kanopan Labura Terbakar akibat Percikan Api dari Sepeda Motor

Dia juga mengalami luka akibat terkena percikan api yang saling menyambar ke selang bensin. Akibatnya, kakinya mengalami luka bakar ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis.

"Kaki saya terkena api, sedangkan motor saya hangus," ujar dia.

Ketika kebakaran tersebut, warga sempat panik karena ada kobaran api dan asap tebal dari arah SPBU. Mereka mengira pom pengisian bahan bakar tersebut terbakar.

BACA JUGA: SPBU di Jalan Abdullah Daeng Sirua Makassar Terbakar Rabu Siang

Ternyata motor milik Jumadi dengan nomor polisi DW 2155 NJ yang baru saja terisi bahan bakar penuh yang ludes dilahap api. Petugas pun langsung melakukan pemadaman agar api tak merembet ke tangki SPBU dan memperparah kebakaran.

"Kalau SPBU tidak ada masalah akibat kebakaran tersebut," kata Firdaus, pengelola SPBU.

Dia menilai, penyebabnya diduga karena masalah korsleting listrik dan selang bensin yang bocor. Sebab, saat itu pemilik kendaraan baru saja mengisi bahan bakar, dan berusaha menyalakan motor.

"Dia dorong sedikit ke depan dengan terus starter motornya. Tiba-tiba ada percikan api keluar," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal