get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis! Imam Masjid di Palopo Dikeroyok Satu Keluarga gegara Dituduh Jitak Anak

Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 - 06:15:00 WITA
Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi
Ahmad, imam masjid di Kota Palopo, Sulsel, babak belur dianiaya warga yang menuduh telah memukul anak mereka. (Foto: iNews)

PALOPO, iNews.id – Nasib pilu dialami Ahmad (62), seorang Imam Masjid Assalam di Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. 

Usai menjadi korban pengeroyokan hingga babak belur dan menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit, ia kini justru terancam dipenjara setelah dilaporkan balik oleh keluarga pelaku.

Ahmad dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Palopo atas tuduhan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini bermula ketika sang imam menegur dan menjitak anak-anak yang memainkan clip-on milik masjid.

Tindakan tersebut diambil Ahmad karena menilai perilaku anak-anak tersebut sudah keterlaluan dan enggan saat ditegur. Selain memainkan alat pengeras suara, mereka juga dianggap sering bermain secara berlebihan hingga menyebabkan sejumlah kaca masjid pecah dan mengganggu kenyamanan jemaah. 

Namun, keluarga pelaku yang tidak terima dengan tindakan Ahmad langsung mendatangi korban dan melakukan pengeroyokan hingga korban babak belur. 

Aksi pengeroyokan ini sempat terekam kamera CCTV, menjadi viral di media sosial, dan menyita perhatian luas dari masyarakat. 

Pasca-kejadian, Ahmad telah melaporkan pengeroyokan yang dialaminya ke Mapolsek Wara. Di sisi lain, keluarga pelaku juga melayangkan laporan balik ke PPA Polres Palopo terkait tudingan penganiayaan anak. 

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki menegaskan, akan memproses kedua laporan tersebut secara profesional. 

"Kasus penganiayaan oleh empat orang terhadap Ahmad ditangani di Mapolsek Wara. Sementara laporan penganiayaan terhadap anak di bawah umur ditangani oleh penyidik PPA Polres Palopo," ujar AKP Marsuki, Senin (4/5/2026). 

Saat ini, sejumlah saksi tengah diperiksa oleh penyidik untuk mendalami kedua laporan tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut