Mahasiswi UIN Alauddin Makassar yang Tewas dengan Wajah Tertutup Bantal Dibunuh Pacar

Muhammad Nur Bone ยท Sabtu, 14 Desember 2019 - 21:48 WIB
Mahasiswi UIN Alauddin Makassar yang Tewas dengan Wajah Tertutup Bantal Dibunuh Pacar
Petugas mengevakuasi jenazah korban mahasiswi UIN Alauddin Makassar dari perumahan di Jalan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulsel, Sabtu (14/12/2019). (Foto: iNews/Muhammad Nur Bone)

MAKASSAR, iNews.id – Kasus penemuan mayat mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), langsung terungkap, Sabtu (14/12/2019). Korban bernama Asmaul Husna (23), ternyata dibunuh dan pelakunya sang pacar, Ridwan (21).

Petugas Polsek Manggala telah menangkap pelaku Ridwan, yang juga berstatus mahasiswa semester akhir UIN Alauddin Makassar. Saat penemuan mayat korban Sabtu siang tadi, pelaku juga berada di lokasi.

Kanit Reskrim Polrestabes Makassar Iptu Syamsuddin mengatakan, pelaku membunuh korban Asmaul Husna dengan menutupi wajahnya dengan bantal hingga kesulitan bernapas, pada Jumat (13/12/2019) sore.

Setelah itu, pelaku menggunakan pisau untuk melukai korban karena korban saat itu diduga masih bernapas. “Pelaku diduga menutup wajah korban dengan bantal. Kemudian, dia mengambil pisau dapur,” ujar Syamsuddin di Mapolsek Manggala.

Namun, polisi masih menyelidiki motif pelaku membunuh kekasihnya. Saat ini, pelaku Ridwan telah diamankan di Mapolsek Manggala dan dalam pemeriksaan polisi.

Mayat Asmaul Husna sebelumnya ditemukan Sabtu sore tadi di rumah, Jalan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Korban tewas dengan posisi telentang di kamar. Wajahnya tertutup bantal. Di mayat korban juga ditemukan ceceran darah dan juga ada luka di bagian leher.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya bernama Satriani yang tinggal di rumah itu bersama korban. Selanjutnya Satriani lalu memberitahukan kepada kerabatnya yang lain, Miftahul Nur, yang juga tinggal di sana, untuk bersama-sama memastikan kondisi korban.

Mereka kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak RT dan juga kepolisian. Tim Labfor dan Inafis Polrestabes Makassar yang datang ke lokasi kejadian, lalu memasang garis polisi. Polisi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Manggala Kompol Hasniati mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Untuk selanjutnya, kami masih melakukan penyelidikan,” kata Hasniati.


Editor : Maria Christina