Maafkan Pelaku, Ibu Bocah Penjual Jalangkote Korban Bully Minta Proses Hukum Jalan Terus

Saharuddin ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 00:09 WITA
Maafkan Pelaku, Ibu Bocah Penjual Jalangkote Korban Bully Minta Proses Hukum Jalan Terus
Rizal (12) bocah penjual jalangkote yang di-bully sekelompok pemuda di Pangkep disambut sukacita warga sepulangnya dari kantor polisi. (Foto: iNews/Saharuddin)

PANGKEP, iNews.id – Kasus bullying atau perundungan yang dialami Rizal (12) penjual kue jalangkote di Pangkep, Sulawesi Selatan oleh sejumlah remaja menuai kecaman dari berbagai pihak. Polisi pun bergerak cepat dengan viralnya video bullying tersebut dengan menangkap para pelaku.

Ibu korban, Dahlia mengaku sedih anaknya menjadi korban bullying oleh sekelompok pemuda. Meski sudah memaafkan perbuatan para pelaku, Dahlia meminta agar para pelaku tetap diproses hukum sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Tetap dimaafkan, tapi proses hukum berjalan. Semoga yang membully anak saya tidak mengulangi (perbuatannya) lagi,” kata Dahlia, Senin (18/5/2020).

Dia menuturkan, anaknya, Rizal sudah setahun menjual kue jalangkote atau gorengan. “Sudah setahun menjual jalangkote, bapak kerjanya jual gorengan juga,” ucapnya.

Dahlia juga mengaku terharu bahagia karena banyak masyarakat yang simpati terhadap peristiwa yang dialami anaknya. Dia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil. “Terima kasih banyak yang sudah bantu,” ucapnya dengan berlinang air mata.

Diketahui, Rizal (12), bocah penjual jalangkote dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat perlakuan bullying dari sejumlah pemuda. Video aksi tak terpuji itu pun viral di media sosial.

Saat kejadian RZ sedang menjajakan jalangkote, makanan khas Sulsel. Dalam salah satu video yang berdurasi 11 detik, terlihat bocah berbadan gempal itu di-bully oleh sekelompok pemuda.

Salah satu pelaku juga memukul sang bocah satu kali, kemudian mendorongnya hingga tersungkur ke tanah. Kini pelaku bully yang diketahui bernama Firdaus sudah mendekam dibalik jeruji Mapolres Pangkep untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Editor : Kastolani Marzuki