Lamaran Viral dengan Mahar Rp500 Juta, Ibu Pria: Anak Saya Banyak yang Incar

Erwin Eka Pratama ยท Jumat, 26 November 2021 - 14:10:00 WITA
Lamaran Viral dengan Mahar Rp500 Juta, Ibu Pria: Anak Saya Banyak yang Incar
Ibu dari pria yang dilamar keluarga gadis SMP di Pinrang. (Foto: iNews).

PINRANG, iNews.id - Lamaran viral dengan mahar Rp500 juta menggegerkan warga Pinrang. Pihak perempuan melamar pria dengan biaya mahal karena banyak yang mengincarnya.

Lamaran ini digagas pihak keluarga gadis yang masih berstatus pelajar SMP. Remaja tersebut dijodohkan dengan pemuda yang dikenal baik oleh warga kampung.

Ibu dari pemuda yang dilamar tersebut, Hj Diana mengungkapkan, banyak keluarga yang berharap anak laki-lakinya untuk dijadikan menantu. Tapi pada akhirnya dia memutuskan kepada anak Hj Asmira, calon besannya.

"Ibu ini yang datang, kita terima," ungkap Hj Diana di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat (26/11/2021)

Menurutnya, banyak yang meminati putranya adalah karena memang memiliki sifat yang baik. Dia menjelaskan, jika puteranya merupakan jebolan pesantren.

"Anak saya dari pesantren. Enam tahun dia di sana. Langsung ke Jakarta (setelah dari pesantren), dia kuliah," kata dia.

Lamaran terhadap seorang pemuda di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini bisa disebut unik karena berbeda dengan adat Suku Bugis, yang mana biasanya calon pengantin pria yang melamar mempelai wanita.

Video dari lamaran itu menjadi viral dan menghebohkan warganet. Ibu dari mempelai perempuan, Hj. Asmira mengatakan bahwa dia menjodohkan putrinya, yang masih duduk di bangku SMP karena tertarik dengan sifat calon menantunya ini.

Terlebih lagi dia telah lama bersahabat dengan Hj. Diana, ibu dari pemuda itu. Prosesi lamaran digelar setelah kedua keluarga sepakat untuk menjodohkan kedua anak mereka. 

Selain uang panaik Rp500 juta, pihak calon mempelai wanita juga menyanggupi untuk menyerahkan terigu 5 sak, gula pasir 5 sak, dan telur 200 rak sebagai pelengkap lamaran dari pihak calon mempelai wanita.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: