Keluarga Pasien PDP Meninggal Diseret Petugas di Makassar, Begini Tanggapan Dinkes

Antara, Andi Deri Sunggu ยท Sabtu, 30 Mei 2020 - 10:25 WIB
Keluarga Pasien PDP Meninggal Diseret Petugas di Makassar, Begini Tanggapan Dinkes
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Ichsan Mustari. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Kasus keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di rumah sakit Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi sorotan pemerintah daerah (pemda). Tim dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 diminta memberikan pelayanan humanis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, belum mengetahui duduk persoalan sebenarnya, sehingga akan mengonfirmasi video viral tersebut. Namun dia menyarankan tim ke depannya bisa bersikap persuasif.

"Mungkin bisa lebih presuasif dan dari awal sudah ditekankan itu. Pada prinsipnya bisa memberikan layanan kepada masyarakat, intinya lebih presuasif," kata Ichsan di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (29/5/2020) malam.

Adanya upaya menghalang-halangi prosesi pemakaman pasien suspect corona, kata dia, karena masyarakat belum paham mengenai penularan Covid-19. Mereka harus diedukasi agar kondisi seperti ini tak terus berulang.

"Masyarakat memang tidak mau tahu, karena belum tahu, makanya perlu diberikan edukasi. Saya belum tahu soal video itu, dan mau mengonfirmasi ke sana," katanya.

Ichsan berharap, tim gugus tugas dalam setiap menjalankan tugasnya, tetap memberikan pelayanan humanis. Sebab melihat kondisi seperti sekarang ini, sebagaian masyarakat belum mendapat edukasi yang baik.

"Setiap memberikan layanan terutama yang Covid-19 ini tentu kondisi kepanikan masyarakat masih ada, maka pendekatan presuasif dengan edukatif harus di kedepankan," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal