Kecewa Hasil Pilkades, Puluhan Warga Segel Kantor Desa

Nasruddin ยท Minggu, 17 Desember 2017 - 14:18 WITA
Kecewa Hasil Pilkades, Puluhan Warga Segel Kantor Desa
Warga Desa Uraso melakukan penyegelan kantor kepala desa. (Foto: iNews/Nasruddin)

MAKASSAR, iNews.id - Puluhan warga berunjuk rasa menyegel Kantor Desa Uraso, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/12/2017). Penyegelan berakibat sejumlah aparat desa yang akan menggelar rapat penetapan anggaran pembangunan desa terpaksa membubarkan diri.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Uraso, Marthen menuturkan, unjuk rasa dilatarbelakangi adanya dugaan praktik politik uang yang dilakukan kepala desa terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 27 November 2017.

“Kami masyarakat Desa Uraso menyegel kantor desa karena tidak ingin dipimpin Herdianto,” tutur Marthen di lokasi.

Dia berharap bupati untuk menunda pelantikan kepala desa terpilih karena masih tersangkut sejumlah permasalahan. Menurut dia, kepala desa terpilih telah membayar para pemilih dari luar Desa Uraso untuk melakukan pencoblosan sebanyak dua kali.

“Ini sudah diakui olehnya dan panitia pemilihan juga sudah mengetahui,” ujar Marthen.

Jika pelantikan tetap dilaksanakan, dia mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah yang cukup banyak. “Meminta bupati melihat terlebih dahulu duduk permasalahannya,” ucap dia.

Pantauan di lokasi, selain menyegel kantor desa, warga juga melakukan blokade jalan antar kecamatan dengan membakar ban bekas. Kejadian tersebut menyebabkan sejumlah pengendara memilih balik arah. Usai berorasi dan membakar ban, puluhan warga kemudian bubar secara tertib.


Editor : Dony Aprian