Kasus Tewasnya Serda Rusdi, Ibu Mertua: Tidak Ada Masalah Malah Mau Jemput Istri

Saharuddin ยท Jumat, 21 Agustus 2020 - 00:00:00 WITA
Kasus Tewasnya Serda Rusdi, Ibu Mertua: Tidak Ada Masalah Malah Mau Jemput Istri
Jenazah almarhum Serda Rusdi dimakamkan secara militer di pemakaman umum Desa Taraweang , Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2020) sore. (Foto: iNews/Saharuddin)

PANGKEP, iNews.id – Kematian Serda Rusdi, anggota TNI Kodim 1413 Buton yang ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Rabu (19/8/2020) menyisakan duka mendalam bagi keluarga almarhum.

Mereka tidak menyangka Serda Rusdi meninggal tidak wajar. Terlebih, almarhum meninggalkan seorang anak yang masih butuh perhatian sosok ayah.

Ibu mertua Serda Rusdi, Sopia mengaku kaget begitu mendapat kabar menantunya meninggal tergantung dengan tangan terikat. “Kaget. Ibu langsung ke sini. Meninggalnya kenapa kurang tahu, ketemunya pagi,” katanya ditemui di sela-sela pemakaman jenazah Serda Rusdi.

Sopia mengaku selama ini menantunya tidak pernah memiliki masalah keluarga maupun dengan istri atau anaknya. “Tidak ada masalah, malah dia mau jemput istrinya,” ucapnya.

Dia menuturkan, tiga hari sebelum ditemukan tewas, almarhum berencana membawa istri dan anaknya ke tempat tugasnya di Bombana. Sebab, selama pandemi corona Serda Rusdi tidak bisa pulang. “Ya, rencananya mau jemput istri dan anaknya mau dibawa ke sana biar deket,” ujarnya.

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang , Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2020) sore.

Belum diketahui pasti apa penyebab kematian almarhum. Dari hasil autopsi ditemukan tanda-tanda kekerasan pada leher korban.

Jasad Serda Rusdi sebelumnya ditemukan oleh Warga Audi (50) petani yang kebetulan melintas di lokasi. Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon, dengan posisi tangan terikat tali kabel( cord) di belakang tubuh Almarhum di desa Rahantari kecamatan Kabaena Barat Bombana Sulawesi Tenggara.

Dandim 1421/Pangkep Letkol infanteri Ade Sabaruddin yang mengantar langsung hingga ke pemakaman menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga Almarhum. "Kami bersama seluruh jajaran kodim 1421 Pangkep menyampaikan duka yang sedalam dalamnya,” katanya.

Terkait kematian korban yang dinilai tidak wajar, Dandim mengaku belum bisa memberikan komentar lebih lanjut karena masih dalam penyelidikan petugas.

Dandim 1431/Buton Letkol infanteri Arif Kurniawan yang ikut hadir di pemakaman juga belum bisa memberikan tanggapan terkait motif kematian almarhum. "Kami masih berduka. Nanti selesai penyedikan, kita tunggu hasilnya," ucapnya.

Serda Rusdi (36) anak kedua dari 6 bersaudara pasangan Rappe dan Rohani. Korban meninggalkan seorang istri, Lastri (32) dan seorang anak, Rifki Alfarizi (3).


Editor : Kastolani Marzuki