get app
inews
Aa Text
Read Next : Fakta Mencengangkan Anak Bunuh Ibu Kandung di Medan, Polisi Ungkap Hal Ini

Kasus Bocah Dicekoki Miras Jadi Dilematis, Ayah Korban Bekerja di Kebun Pelaku

Selasa, 25 Agustus 2020 - 10:20:00 WITA
Kasus Bocah Dicekoki Miras Jadi Dilematis, Ayah Korban Bekerja di Kebun Pelaku
Dua pelaku yang mencekoki bocah 3 tahun minuman keras. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Kasus bocah di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), dicekoki minuman keras (miras) oleh dua pemuda, berujung dilematis. Sebab ayah korban merupakan buruh tani yang bekerja di perkebunan milik keluarga pelaku.

Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel, Meisy Papayungan mengatakan, motif dua pelaku berinisial FE (20) dan MRH (19), memang hanya iseng. Namun perbuatan mereka ini sangat berbahaya.

"Harusnya mereka tahu kalau ini berbahaya," kata Meisy Papayungan di Kota Makassar, Sulsel, Senin (24/8/2020) kemarin.

Saat ini petugas dari P2TP2A Kabupaten Luwu Timur, kata dia, sudah diminta mengawal kesehatan korban. Bocah berusia tiga tahun yang dicekoki miras ini harus dicek semua kondisinya dengan alat MRI dan USG.

Kasus tersebut kini menjadi dilematis. Sebab ayah korban yang berprofesi sebagai buruh tani, bekerja di perkebunan milik keluarga pelaku, proses hukum ini dikhawatirkan berdampak pada keluarga korban.

Rencananya, tim P2TP2A Sulsel akan menuju TKP di Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Nantinya warga akan mendapat edukasi terkait perlindungan anak dan peredaran miras.

"Paling penting untuk kita advokasi soal pengendalian penjualan miras, kenapa bisa ada dijual bebas. Itu juga yang harus dikendalikan untuk diawasi peredarannya," ujar Meisy.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut