Juru Parkir Jujur di Makassar yang Kembalikan Uang Rp24 Juta Diangkat Jadi Pengawas

Sindonews, Vivi Riski Indriani ยท Sabtu, 19 September 2020 - 22:16 WITA
Juru Parkir Jujur di Makassar yang Kembalikan Uang Rp24 Juta Diangkat Jadi Pengawas
Juru parkir jujur di Kota Makassar, Sulsel, (dua dari kiri) yang mengembalikan uang Rp24 juta yang ditemukan di area parkir diangkat menjadi pengawas. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, iNews.id - Juru parkir (jukir) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang menemukan uang Rp24 juta dalam kantong plastik hitam di tempatnya bekerja dan mengembalikannya diangkat menjadi pengawas parkir. Penghargaan itu diberikan PD Parkir Makassar Raya atas kejujuran Irwan.

Dirut PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengaku bangga kepada Irwan atas kejujurannya. Sifat Irwan patut ditiru di saat moral jukir saat ini banyak dipertanyakan.

"Ini bukti bahwa masih banyak jukir yang disiplin dan memiliki akhlak yang baik," kata Irham, Jumat (18/9/2020).

Sementara Irwan merasa bersyukur dengan penghargaan yang diberikan PD Parkir Makassar Raya kepadanya. Ayah dua anak itu kini tak lagi menjadi jukir karena diangkat menjadi pengawas parkir.

Apalagi, laki-laki berusia 37 tahun itu punya dua orang anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) dan membutuhkan biaya besar. "Alhamdulillah, saya diangkat jadi pengawas setelah kembalikan uang itu," ujar Irwan.

Irwan mengaku tak pernah membayangkan akan diangkat di posisi itu. Keputusannya menjadi jukir saat ini lantaran dia tak punya modal ijazah mencari kerja. Dia menjadi jukir sejak sekitar 11 tahun lalu, saat dirinya belum berkeluarga.

"Dulu orang tua tidak mampu menyekolahkan, jadi saya putus sekolah. Daripada menganggur, saya pilih jadi jukir. Saya mau kerja apa, tapi ijazah saja tidak ada," kata Irwan.

Irwan menceritakan, dirinya menemukan uang Rp24 juta itu sekitar seminggu lalu di kawasan pusat perbelanjaan Makassar Town Square (MTos), Kota Makassar. Saat itu, dia tak sengaja menendang kantongan hitam saat hendak pergi membeli minum. Dia lalu membuka plastik itu dan kaget mengetahui isinya uang tunai pecahan Rp100.000 dengan total senilai Rp24 juta.

"Sudah lama kejadiannya. Cuma itu yang punya uang melapor ke PD Parkir kalau ada jukir yang jujur, makanya saya dipanggil," ucapnya.

Saat menemukan uang tersebut, Irwan mengaku tak sedikit pun punya niat buruk. Yang terlintas dalam pikirannya hanya menemukan pemiliknya. Sikap ini menurutnya hasil didikan orang tua sejak dia masih kecil.

"Orang tua selalu ingatkan, biarpun kami orang tak punya, namun hidup harus jujur. Ini yang saya terapkan. Jadi saya tidak punya niat untuk mengambil uang itu. Saya hanya ingin mencari uang yang halal," ujar Irwan.


Editor : Maria Christina