Jual Ponsel Curian ke Polisi, Begal Sadis Asal Makassar Dibui

Sindonews.com, Faisal Mustafa ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 11:14 WIB
Jual Ponsel Curian ke Polisi, Begal Sadis Asal Makassar Dibui
Ilustrasi penangkapan pencuri. (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id - Nasib apes dialami seorang pencuri ponsel di Makassar, Sulawsi Selatan (Sulsel). Pelaku berinisial IS (17) ini harus gigit jari karena gagal dapat untung malah jadi buntung.

Komandan Tim (Dantim) Resmob Polsek Panakkukang, Bripka Zulkadri mengatakan, pelaku ditangkap karena menjual ponsel curian. Apesnya, si pembeli adalah anggota Polsek Panakkukang yang menyamar.

"Dia ditangkap saat akan menjual ponsel curiannya kepada polisi yang menyamar dengan transaksi cash on delivery (COD)," kata Zulkadri, Sabtu (3/7/2020).

Zulkadri menambahkan, sebelum melakukan COD, polisi yang menyamar menghubungi pelaku lewat Facebook. Pasalnya, pelaku menjual ponsel Oppo A83 warna hitam itu lewat Facebook.

Usai menghubungi, keduanya akan bertransaksi di restoran cepat saji terkemuka di Jalan Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat (3/7/2020) malam sekira pukul 20.00 WITA.

"Saat pelaku datang, kami langsung menangkapnya," kata doa.

Zulkadri menambahkan, IS tak banyak bicara setelah mengetahui pembeli yang dikenalnya melalui media sosial Facebook itu, ternyata adalah anggota polisi.

Dari hasil pemeriksaan, ponsel merek Oppo A83 warna hitam merupakan milik seorang warga di Kabupaten Gowa yang dirampas oleh pelaku bersama dua rekannya berinisial KR dan RN. Dia, kata Zulkadri, melakukan pencurian dengan kekerasan bersama dua rekannya. Korban saat itu ditodong dengan sebilah parang.

"Komplotan ini cukup sadis, sudah termasuk begal," kata Zulkadri.

Zulkadri mengatakan, pembegalan yang dialami korban terjadi di Jalan Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (2/7/2020) dini hari. Saat itu, kawanan begal ini mengambil tas berisi dua unit ponsel, uang tunai, dan surat-surat penting milik korban.

Korban kemudian melapor ke Tim Resmob Polda Sulsel, tidak lama anggota Resmob Polsek Panakkukang mendapatkan unggahan ponsel yang mirip dengan punya korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Sementara itu, polisi masih memburu KR dan RN yang merupakan rekan pelaku saat beraksi.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto