Jelang Hari Valentine, Pembeli Kondom di Makassar Harus Tunjukan KTP

Sindonews, Vivi Riski Indriani ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 10:10 WIB
Jelang Hari Valentine, Pembeli Kondom di Makassar Harus Tunjukan KTP
Ilustrasi pembelian kondom. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Pelanggan minimarket di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ingin membeli alat kontrasepsi atau kondom, harus menunjukkan KTP ke kasir. Barang tersebut tidak bisa dijual bebas, apalagi ke anak-anak.

Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, sudah ada imbauan dari pemkot yang disebarluaskan ke seluruh supermarket, minimarket dan apotek. Tidak boleh menjual kondom secara bebas jelang hari Valentine.

"Kami juga sudah kasih tahu pemiliknya untuk tidak dijual bebas. Jadi, harus ada KTP dari pembeli," kata Iman kepada wartawan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (12/2/2020).

Selanjutnya, ratusan personel Satpol PP akan dikerahkan untuk merazia sejumlah titik dan lokasi yang diduga rawan tindakan asusila. Seperti kos-kosan, wisma, ataupun tempat hiburan malam.

"Paling tidak ada tindakan dari pemerintah untuk meminimalisasi tindakan asusila oleh remaja kita yang salah memahami arti Valentine," ujar dia.

Menurut dia, momen ini mestinya disikapi secara wajar. Selain bukan bagian dari budaya masyarakat Indonesia, hari Valentine kerap disalahartikan oleh remaja dan anak-anak muda.

Untuk itu perlu ada pengawasan yang lebih intens tidak hanya dari pemerintah saja. Menurut dia, harus banyak pihak yang terlibat seperti lingkungan dan orang tua di dalamnya.

Dia memastikan akan menindak tegas jika ada pelanggaran. Hanya saja, saat ini petugas akan intensif melakukan langkah antisipasi agar pelanggaran atau tindak asusila bisa dihindari.

"Kita maksimalkan langkah antisipasi sesuai prosedural, tapi kalau kita temukan melanggar kita tindak," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal