Jalan Akses Utama Terputus, Warga Tana Toraja Nekat Terobos Material Longsor

Jufri Tonapa ยท Minggu, 05 Januari 2020 - 11:25 WIB
Jalan Akses Utama Terputus, Warga Tana Toraja Nekat Terobos Material Longsor
Warga berusaha membuka jalan tertutup longsor yang menjadi akses utama mereka. (Foto: iNews/Jufri Tonampa).

TORAJA, iNews.id - Sebagian warga di dekat Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat menerobos material longsor yang berlumpur. Hal ini dilakukan karena akses jalan utama mereka itu terputus, dan jauh bila cari jalan memutar.

Tercatat ada tiga desa terdampak longsor di poros Tana Toraja - Pinrang di Kecamatan Malimbong Balepe. Jalan penghubung ketiga desa menuju ke pusat kota terputus akibat longsor.

"Ini memang akses utamanya. Kalau berputar jauh sekali," kata seorang warga, Ferdi Patandean Sirenden, kepada iNews di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Minggu (5/1/2020).

BACA JUGA: Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Trans Flores NTT

Pantauan di lokasi, material longsor memang menumpuk di bawah jalan dan menutup jalur penghubung warga antardesa dan kecamatan itu. Namun, ada celah kecil dan curam yang hanya bisa dilintasi pejalan kaki, diterobos oleh warga dengan menggunakan motor.

Hanya saja, warga harus ekstra hati-hati dan tidak bisa seorang diri, karena motor harus diangkat, lalu digotong untuk bisa menaiki batu bronjong bercampur lumpur yang menutup jalan.

"Kalau sendiri tidak bisa. Minimal itu harus tiga orang," ujarnya.

Akibat terputusnya akses jalan tersebut aktivitas ribuan warga di tiga desa itu, yakni Desa Lembang Menduruk, Membang Balepe dan Lembang Leppan terganggu. Arus transportasi terputus dan menghambat mobilisasi perekonomian warga.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal