Insiden Polisi Tembak Babinsa TNI di Jeneponto, Polda Sulsel: Ini Bukan Masalah Institusi

Wahyu Ruslan, Andi Deri Sunggu ยท Jumat, 15 Mei 2020 - 15:05 WITA
Insiden Polisi Tembak Babinsa TNI di Jeneponto, Polda Sulsel: Ini Bukan Masalah Institusi
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Insiden oknum polisi menembak Babinsa TNI dan ibu rumah tangga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan bukan masalah institusi. Semua pihak baik dari jajaran kepolisian maupun TNI diminta dapat menahan diri.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, kepolisian sudah koordinasi dengan TNI terkait masalah ini. Semua personel diminta dapat menahan diri.

"Kami pastikan, ini bukan masalah institusi. Tapi persoalan pribadi," kata Ibrahim di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (15/5/2020).

Dia juga meminta jajarannya tidak terpancing informasi yang menyesatkan. Sebab sekarang ini butuh kekompakan antara TNI dan Polri dalam menghadapi wabah virus corona.

"Jadi kita harus punya jiwa kesatria dalam melihat masalah ini. Secara obyektif, ini bukan masalah institusi," ujarnya.

Sementara itu Kapendam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik, saat ini kondisi kedua korban baik Serda Hasanuddin (46) dan ibu rumah tangga Hasmiati (42), sedang dirawat di rumah sakit.

Sedangkan pelaku Bripka Herman (47), anggota Polrestabes Makassar, sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan di Propam Polda Sulsel.

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan kepolisian. Bapak Kapolda juga sudah meminta maaf kepada Pangdam terkait masalah ini," ujar dia.

Sebelumnya, seorang oknum polisi menembak Babinsa TNI dan ibu rumah tangga di Jeneponto pada Kamis malam tadi. Insiden ini diduga karena masalah perselingkuhan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal