Ibu Muda Gantung Diri Depan Bayi di Jeneponto, Keluarga Laporkan Suami Korban ke Polisi

Sulaiman Nai ยท Kamis, 06 Februari 2020 - 20:25 WITA
Ibu Muda Gantung Diri Depan Bayi di Jeneponto, Keluarga Laporkan Suami Korban ke Polisi
Keluarga Megawati, korban tewas akibat gantung diri. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

JENEPONTO, iNews.id - Keluarga korban, Megawati (20), ibu muda yang nekat gantung diri di depan bayinya yang baru berusia enam bulan, melaporkan suami, Riswan, ke polisi. Mereka berharap petugas bisa menyelediki kasus kematian korban.

Kakak kandung korban, Asrianto mengatakan, sudah melapor ke polisi terkait dugaan kasus bunuh diri sang adik. Dia berharap polisi segera memproses laporan ini dan memeriksa Riswan.

"Kami yakin adik saya bunuh diri karena ada kasus dengan suaminya," kata Asrianto di kediaman korban, Lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Pallantikan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (6/2/2020).

Namun, kata dia, tanggapan polisi saat itu tidak membuat dirinya lega. Sebab saat peristiwa bunuh diri, suami korban tidak sedang berada di sekitar lokasi tersebut, sehingga tidak bisa diproses secara hukum.

"Kata polisi, seandainya ada suami Megawati di rumah saat kejadian, baru bisa," ujar dia.

Sementara itu ibu kandung korban, Nuriati mengatakan, hubungan rumah tangga sang anak dan suaminya memang kurang harmonis. Mereka kerap bertengkar, meskipun dalam waktu dekat keduanya langsung berbaikan kembali.

"Tapi sebentar malam bertengkar lagi. Nanti pagi sudah baikan kembali," katanya.

Kakak kandung korban, Anti mengatakan, selama ini Megawati dan Riswan memang belum memiliki rumah. Mereka kerap tinggal berpindah-pindah ke rumah orang tua mereka masing-masing.

Namun dia akui, Riswan sibuk bekerja dan jarang sekali pulang untuk menemui anak dan istrinya. Sedangkan Megawati dalam catatan harian yang ditemukan oleh Anti mengaku sangat kesepian dan butuh teman untuk menjaga sang anak.

"Suaminya kalau bekerja bisa pulang 4-5 hari sekali. Megawati suka bilang supaya di rumah dulu 2-3 hari supaya ada waktu bersama, kasihan juga anaknya masih kecil," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal