Hari Pertama PSBB di Gowa, Bupati Turun Langsung Cek Identitas Pengendara di Perbatasan

Yoel Yusvin, Antara ยท Senin, 04 Mei 2020 - 19:38:00 WITA
Hari Pertama PSBB di Gowa, Bupati Turun Langsung Cek Identitas Pengendara di Perbatasan
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memeriksa identitas beberapa pengendara yang akan masuk ke Gowa pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Senin (4/5/2020). (Foto: Antara)

GOWA, iNews.id - Hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan aturan tersebut. Bupati ikut memeriksa identitas beberapa pengendara yang hendak masuk ke wilayah itu.

Bupati bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gowa memantau jalannya PSBB dan berkeliling melihat pos-pos pengamanan. Perbatasan yang dipantau di antaranya pos perbatasan Kabupaten Gowa-Kota Makassar (perempatan Sultan Hasanuddin), Jalan Syekh Yusuf, Jalan Tun Abdul Razak dan Jalan Tamangapa Samata.

Kemudian perbatasan Gowa-Takalar di Kallaserena Bontonompo dan perbatasan Kabupaten Gowa-Kota Makassar di Kecamatan Barombong.

"Mulai hari ini hingga 13 hari ke depan, PSBB resmi diberlakukan dan saya harap masyarakat bisa patuh dengan aturan ini," ujar Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Senin (4/5/2020).

Dalam peninjauannya itu, dia menginstruksikan agar personel yang bertugas di setiap pos pengamanan memperketat pengawasannya. Khususnya kepada pengendara yang ingin masuk ke wilayah Kabupaten Gowa.

"Kami sangat berharap kerja sama dari seluruh masyarakat, utamanya masyarakat Kabupaten Gowa agar sama-sama patuh dengan aturan yang berlaku selama PSBB. Termasuk mengetahui kendaraan yang boleh melintas dan tidak," katanya.

Penerapan PSBB ini sebagai langkah serius pemerintah dalam memutuskan mata rantai penularan virus corona atau Covid-19. Apalagi dengan melihat perkembangan penyebaran Covid-19 hingga saat ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Data terakhir, kata Adnan, warga yang terkategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 386 orang, kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 190 orang dan pasien positif Covid-19 sebanyak 38 orang.

Dia berharap pelaksanaan PSBB ini mendapat dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat agar pelaksanaan PSBB Kabupaten Gowa bisa berjalan tertib, sukses dan menjadi bentuk usaha memutus pandemi Covid-19.

"PSBB ini bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi untuk kepentingan masyarakat. Kita mau rantai penularan Covid-19 berakhir sehingga kita bisa beraktivitas seperti sedia kala," katanya.

Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola menyebutkan, selama pelaksanaan PSBB, pihaknya menyiapkan 13 titik sebagai pos pengamanan. Sebanyak 1.500 personel gabungan diturunkan melakukan pengamanan, mulai dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan jajaran lainnya.

"Kami lakukan beberapa kegiatan di perbatasan seperti pengalihan arus, penyekatan, pemeriksaan KTP dan surat kendaraan. Jika pengendara tidak membawa surat kendaraan yang lengkap, maka kami tilang," katanya.

Untuk pola pemeriksaan, pihaknya akan menggunakan penggantian pola sehingga tidak akan terbaca oleh masyarakat.

Dari pantauan iNews, hari pertama pelaksanaan PSBB, jalan raya dipadati ribuan pengendara sepeda motor dan mobil. Petugas gabungan dari Kepolisian dan TNI meminta warga putar balik dan kembali ke rumah masing-masing untuk mengantipasi penyebaran virus corona.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: