Hantavirus Hebohkan Dunia di Tengah Pandemi Virus Corona

Felldy Utama ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 10:38 WIB
Hantavirus Hebohkan Dunia di Tengah Pandemi Virus Corona
Seorang pria asal Yunan, China, dilaporkan meninggal dunia karena hantavirus atau virus hanta. (Foto: Reuters/CDC).

JAKARTA, iNews.id – Netizen dihebohkan dengan kata hantavirus yang menjadi trending topic sejak beberapa hari terakhir di media sosial. Virus ini menimbulkan kecemasan baru di saat dunia tengah berjuang melawan virus corona atau Covid-19 yang telah menyebar ke 168 negara dan memakan 18.612 korban jiwa hingga Rabu (25/3/2020).

Hantavirus menjadi trendingtopic berawal dari pemberitaan seorang laki-laki asal Provinsi Yuan, China yang disebut meninggal dunia karena virus ini. Seperti dilaporkan Global Times, Selasa (24/3/2020), laki-laki tersebut meninggal dunia dalam perjalanan dengan bus menuju Provinsi Shandong.

Setelah diperiksa, hasil laki-laki tersebut menunjukkan dia positif terinfeksi hantavirus. “Sebanyak 32 orang lainnya dalam bus itu diperiksa,” kata akun Global Times News di Twitter, dikutip Selasa (25/3/2020).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan, hantavirus merupakan keluarga virus yang disebarkan oleh tikus. Virus ini dapat menyebabkan beragam penyakit pada manusia di seluruh dunia.

Penyakit yang muncul dari infeksi hantavirus ini umumnya yaitu hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) atau demam berdarah dengan sindrom ginjal.

Sebagiamana namanya, virus ini dapat menyebabkan gagal pernapasan (HPS). Selain itu, hantavirus juga menyerang ginjal. Ketika pembuluh darah pecah akibat serangan virus ini, terjadi gagal ginjal. Organ ini tidak dapat bekerja sebagaimana seharusnya.

Tidak seperti coronavirus, penyakit ini tidak menyebar dari satu orang ke orang lain. Infeksi terjadi setelah seseorang menyentuh mata, hidung atau mulut mereka setelah menyentuh kotoran tikus, urine, atau saliva.

Karena itu, manusia yang terkena hantavirus biasanya bersentuhan dengan tikus yang membawa virus tersebut. Ada kemungkinan infeksi terjadi karena gigitan, tapi kecil.

Adapun gejala yang timbul dari serangan hantavirus yakni kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, dan masalah perut. Setelah 4-10 hari dari gejala awal HPS, mereka yang terinfeksi akan mengalami sesak napas dan paru-paru berisi cairan.
Hantavirus dapat menimbulkan kematian. Namun CDC menyebut tingkat kematian berkisar 30 persen.


Editor : Maria Christina