Gerebek Miras Ilegal, Kapolres Gowa Malah Diajak Foto Bareng Si Penjual

Bugma · Senin, 16 Desember 2019 - 13:04:00 WITA
Gerebek Miras Ilegal, Kapolres Gowa Malah Diajak Foto Bareng Si Penjual
Kapolres Gowa AKBP Boyke turun langsung di penggerebekan miras ilegal (Foto: Bugma/iNews)

GOWA, iNews.id - Jajaran Polres Gowa menggerebek sebuah rumah yang menyimpan dan menjual minuman keras (miras) ilegal. Rumah yang disebut-sebut milik seorang perwira Polri ini terletak di Jalan Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dari pantauan di lokasi, penggerebekan dilakukan pada Senin pagi (16/12/2019). Kapolres Gowa AKBP Boyke Samola langsung memimpin penggerebekan tersebut. Boyke terlihat memasuki rumah dengan pintu berwarna hijau. Sesampainya di dalam rumah, Boyke langsung disambut oleh pemilik usaha. Boyke langsung menanyakan perihal izin mirasnya.

"Ada izinnya selama ini?" tanya Boyke

"Lagi pengurusan izinnya," jawab pemilik usaha.

Tiba-tiba, si pemilik usaha penjualan miras meminta izin ke Boyke untuk melakukan foto bersama. Dia langsung mengeluarkan ponsel pintarnya. Boyke pun menolak dengan halus permintaan tersebut. Menurut si pemilik usaha, foto itu akan menjadi kenang-kenangan karena dirinya pernah digerebek.

"Haha, kita lagi gerebek kok malah foto. Digerebek kok kenang-kenangan?" kata Boyke.

Kemudian Boyke dan beberapa anak buahnya menggeledah beberapa sudut rumah. Hasilnya, polisi menemukan belasan kardus berisi miras golongan B dan C tanpa izin.

"Kami melaksanakan patroli menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Kita menekan peredaran narkoba dan miras apalagi golongan B atau C di atas golongan 5 persen sangat bahaya untuk anak-anak terutama pemuda," tuturnya.

Lebih lanjut Boyke mengatakan, miras merupakan awal tindakan kriminal, mulai dari kejahatan jalanan, pencurian, penjambretan bahkan pembunuhan. Atas hal itu, dia akan menyita semua miras yang tidak berizin.

"Kami sita 19 kardus terdiri dari berbagai merek minuman," kata dia.

Ratusan botol miras itu langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Gowa. Sementara pelaku hanya diberi teguran.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto