Gempa Bumi Magnitudo 5,3 di Mamasa, Begini Penjelasan Detail BMKG

Riezky Maulana · Kamis, 22 Juli 2021 - 10:50:00 WITA
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 di Mamasa, Begini Penjelasan Detail BMKG
Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya menjelaskan potensi gelombang tsunami setinggi 20 meter. (Foto iNews/Ervan David).

MAMASA, iNews.id - Gempa bumi dengan magnitudo 5,3 di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), disebut tak berpotensi tsunami. Namun guncangannya terasa cukup kuat hingga III MMI di sekitar daerah tersebut.

Gempa bumi terjadi pada Kamis (22/7/2021) dini hari, pukul 01.04 WITA. Koordinatnya berada di 2,95 derajat Lintang Selatan 119,37 derajat Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak enam kilometer arah tenggara Mamasa dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebut, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar turun mendatar (oblique normal fault)," tulis BMKG dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021) pagi.

BMKG memaparkan, guncangan gempa bumi dirasakan di Mamasa, Kaluku, Majene dan Mamuju III-IV MMI, dan Majeng II-III MMI. Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

Hingga sekitar pukul 01:20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya enam aktivitas gempa bumi susulan. Adapun magnitudo terbesar 4,4 dan terkecil 2,5.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal