Emosi karena Adiknya Dianiaya, Mata Remaja Ini Tertancap Busur Panah

Yoel Yusvin · Jumat, 16 Februari 2018 - 11:53:00 WITA
Emosi karena Adiknya Dianiaya, Mata Remaja Ini Tertancap Busur Panah
Kondisi korban pembusuran di Jalan Andi Jemma, Makassar. (Foto: iNews)

MAKASSAR, iNews.id - Tim Reserse Mobile (Resmob) Polsekta Rappocini Makassar menangkap dua remaja pelaku pembusuran di Jalan Andi Jemma, Makassar. Seorang remaja menjadi korban setelah busur atau panah yang dilepaskan pelaku menancap pada mata bagian kiri.

Kedua pelaku, yakni Reski dan Andri hanya bisa pasrah setelah dibekuk polisi, Jumat (16/2/2018) pagi. Diketahui, insiden pembusuran terjadi, Kamis 15 Februari 2018 malam.

Kanit Reskrim Polsekta Rappocini Iptu Iqbal Usman Emba mengatakan, korban yang masih berusia di bawah umur harus menerima kenyatamaan pahit akibat busur yang menancap di mata. "Korban harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena kondisi cukup parah. Korban terkena busur di bagian mata," ucap Iqbal di kantor Polsekta Rappocini, Jumat (16/2/2018).

Penangkapan, kata dia, dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga setempat. Telah terjadi penganiayaan dan pembusuran.

Petugas berhasil mengamankan dua anak busur lengkap dengan ketapel drai tangan pelaku. Kedua pelaku kini dibayang-bayangi ancaman kurungan tujuh tahun penjara akibat penganiayaan yang dilakukannya.

Korban sebetulnya adalah target salah sasaran yang kebetulan berada di tempat kejadian perkara (TKP). Korban di waktu yang tidak tepat melintasi Jalan Andi Jemma, Makassar yang di sata bersamaan sedang diserang. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban harus menjalani operasi pengangkatan kornea mata. 

"Adik dari salah seorang pelaku di sekitar TKP dianiaya oleh seseorang. Korban kebetulan yang tidak tahu apa-apa berada di lokasi kejadian. Rupanya sang adik ini mengadu ke kakaknya bahwa dia dipukul seseorang di TKP. Kemudian sang kakak mengajak teman-temannya kembali ke TKP kemudian melepaskan busur yang justru mengenai korban," katanya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah

Bagikan Artikel: