Ditegur Tak Pakai Helm, Pemuda Mabuk di Maros Tantang Polisi Berkelahi

Wahyu Ruslan · Rabu, 05 Februari 2020 - 12:19 WIB
Ditegur Tak Pakai Helm, Pemuda Mabuk di Maros Tantang Polisi Berkelahi
Video viral pemuda di Maros tantang polisi berkelahir di halaman Mapolsek Lau. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan)

MAROS, iNews.id – Jagat maya viral dengan dengan video pendek pemuda mabuk menantang polisi berkelahi di Mapolsek Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku akhirnya diamankan dan menyesali perbuatannya.

Kapolsek Lau AKP Sulaiman mengatakan, kronologi kejadian bermula saat pemuda berinisial IN (20) datang ke polsek untuk membuat laporan polisi pada Senin (3/2/2020). Ketika hendak masuk melalui pintu penjagaan, anggota menegurnya lantaran dia tak memakai helm.

Namun pemuda IN tak terima mendapat teguran. Dia bereaksi dengan menantang polisi berkelahi. Dalam rekaman video, tampak pelaku menunjuk-nunjuk ke arah anggota dan mengeluarkan kata-kata tak pantas.

Saat anggota yang lain coba menenangkannya, dia justru menarik polisi tersebut. Akibatnya, pengait topi milik anggota putus, bahkan lambang pangkat yang menempel di seragam juga copot. Kejadian ini terekam video amatir warga hingga viral di medsos.

Beberapa jam usai kejadian, polisi mendatangi pelaku di rumahnya dan membawanya ke Polsek Lau. Usai diperiksa, pelaku IN langsung ditahan.

“Jadi tujuan pelaku ingin datang melapor dan tidak pakai helm lalu ditegur petugas. Namun pelaku balas membentak dan menantang. Saat diajak masuk ke pos penjagaan dia berontak. Alhamdulilah anggota kami tidak ada yang menggubrisnya,” ujar Sulaiman, Rabu (5/2/2020).

Kapolsek mengungkapkan, saat kejadian kondisi pelaku diduga dalam pengaruh minuman keras (miras).

“Pemuda ini sudah bau alkohol saat datang. Bicaranya pun tak keruan,” katanya.

Sementara itu, pelaku IN mengakui seluruh perbuatannya. Dia memang dalam pengaruh miras dan emosi ketika ditegur saat akan membuat laporan polisi.

“Saya sedang ada masalah keluarga. Saya minta maaf dan khilaf,” ucapnya.

Kendati telah dimaafkan, namun proses hukum tetap berjalan. Pelaku kini ditahan dalam sel tahanan Mapolsek Lau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia disangkakan Pasal 335 KUHP subsider Pasal 212 KUHP dengan ancaman satu tahun penjara.


Editor : Donald Karouw