Diduga Beda Pilihan Caleg, Kepala Lingkungan Ini Coret Penerima Rastra

Sindonews ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 17:21 WIB
Diduga Beda Pilihan Caleg, Kepala Lingkungan Ini Coret Penerima Rastra
Ilustrasi pemilihan umum. (Foto: Sindonews)

BULUKUMBA, iNews.id - Kepala Lingkungan Doloba, Kelurahan Tanah Jaya, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, atas nama Rusman, dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat. Pasalnya, Rusman diduga berkampanye untuk salah satu calon anggota legislatif (caleg) dengan melakukan intimidasi kepada warganya.

Parahnya lagi, Rusman diduga sengaja mencoret nama warganya yang berbeda pilihan, dari daftar penerima beras sejahtera (rastra). Kasus ini pun saat ini sedang dalam penyelidikan Bawaslu setempat.

Presidium Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba, ‎Iwan Gallarang sang pelapor mengaku jika pihaknya telah mengklarifikasi terhadap warga yang menjadi korban, sebelum melaporkan perihal tersebut kepada Bawaslu Bulukumba.

"Kami laporkan hal ini setelah berkomunikasi dengan salah satu warga yang menjadi korban oknum Kepala Lingkungan. Karena ini jelas menyalahi aturan kerjanya," katanya, Rabu, (20/2/2019).

Iwan menjelaskan, Rusman diduga memanfaatkan jabatannya untuk melakukan intimidasi dengan mencoret nama warga penerima rastra yang tidak mengikuti permintaannya untuk memilik Caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H Musa.

"‎Jadi Kepala Lingkungan ini mencoret warga sebagai penerima beras, karena tidak mau memilih caleg yang didukung. Ini kami rasa sudah jelas melanggar," katanya.

‎Dia menambahkan, jika pelanggaran pemilu yang dilakukan aparatur kelurahan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Bawaslu Bulukumba. Pasalnya, tindakan yang dilakukan dianggap dapat memberikan dampak yang buruk pada proses demokrasi yang tengah berjalan.

"Setelah kami mendorong dugaan pelanggaran pemilu ini, kami berharap Bawaslu bisa menindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang ada. Karena ini salah satu cara yang dapat merusakan proses demokrasi kita," ujarnya.

Ketua Bawaslu Bulukumba, Ambo Radde Junaid mengaku akan menunggu laporan resmi dari pihak KNPI Bulukumba, untuk segera ditindaklanjuti. Dia mengharapkan adanya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi yang saat ini berjalan.

"Kami sisa menunggu laporan resminya, karena ini sudah disampaikan lebih awal. Tentu kita akan persiapkan proses laporan ini, termasuk apresiasi kami karena banyak pihak yang membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan di lapangan," ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra