DBD Mulai Mewabah di Wajo, Warga Minta Pemerintah Fogging Perumahan dan Sekolah

Amnar Sengkang ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 17:40 WITA
DBD Mulai Mewabah di Wajo, Warga Minta Pemerintah Fogging Perumahan dan Sekolah
Dokter memeriksa kondisi pasien anak yang terjangkit virus DBD. (Foto: iNews/Amnar).

SENGKANG, iNews.id - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mewabah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Warga meminta dilakukan fogging untuk mengantisipasi semakin banyaknya warga yang terdampak.

Petugas di RSUD Lamadukelleng Sengkang, Asti Pratiwi mengatakan, pasien DBD memang terus bertambah beberapa hari ini, didominasi pasien anak-anak.

"Trennya memang sudah mulai meningkat sejak Januari ini. Saat ini sudah ada 13 orang pasien," kata Asti kepada iNews.id di RSUD Lamadukelleng Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel, Rabu (29/1/2020).

Namun pihak rumah sakit mencatat belum ada pasien meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Dia menyebut, ada kemungkinan jumlah pasien akan terus bertambah nantinya.

Penyebaran penyakit tersebut dinilai akibat curah hujan tinggi membuat banyak genangan air di sekitar permukiman warga yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti.

Warga dari pasien DBD, Surianti mengatakan, anaknya sudah mulai demam sejak Selasa (21/1/2020) lalu. Dia sempat membawa anaknya ke puskesmas dan sudah diberikan obat, seketika panasnya sempat turun.

"Tapi di hari ketiga, Jumat (24/1/2020) panasnya semakin tinggi," ujar dia.

Saat ini kondisi anaknya sudah membaik setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit. Dia menduga anaknya terjangkit DBD saat berada di sekolah.

"Harapan saya itu, pemerintah bisa melakukan penyemprotan. Bukan hanya di rumah, tapi juga di sekolah-sekolah," ujar Surianti.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal