Bus Trans Sulawesi Tersangkut di Jembatan, 1 Penumpang Tewas

Wahyu Ruslan · Minggu, 11 Maret 2018 - 18:57 WIB
Bus Trans Sulawesi Tersangkut di Jembatan, 1 Penumpang Tewas
Bus Trans Sulawesi tampak menyangkut dan nyaris masuk ke sungai di Kabupaten Maros, Sulsel. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan)

MAROS, iNews.id – Sebuah bus Trans Sulawesi nyaris terjun ke sungai setelah menabrak pembatas jembatan di Desa Salendrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (11/3/2018). Akibatnya, satu penumpang tewas karena diduga terjatuh saat bus tersebut tersangkut di pinggir jembatan.

Kecelakaan tunggal ini terjadi setelah bus Trans Sulawesi, Bintang Prima, yang ditumpangi 28 penumpang dari arah Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menuju Kota Makassar, Sulsel, tiba-tiba lepas kendali saat melintas di Jembatan Pute yang berjalur tikungan tajam. Sang sopir yang diduga dalam kondisi mengantuk langsung menabrak pembatas jembatan dan tersangkut hingga nyaris terjun ke sungai. Kondisi kendaraan mengalami rusak parah di bagian depan.

Dalam peristiwa ini, diduga salah satu penumpang bus berjenis kelamin perempuan, Moeljo Fetri Wismadianita (43), tewas sedangkan penumpang lainnya selamat. Korban ditemukan mengapung di sungai, setelah sempat terseret arus sekitar 500 meter dari tempat kejadian perkara. Jenazah korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maros untuk menjalani autopsi.

“Sepertinya sopirnya mengantuk dan ketiduran, tapi dia langsung lari setelah kecelakaan. Tadi ada penumpang yang jatuh, satu orang ada yang terjaring tadi dan sudah meninggal saat ditemukan,” kata warga sekitar, Ramli.

Sementara itu polisi yang tiba di lokasi mengaku belum bisa memastikan korban yang tewas merupakan penumpang bus Bintang Prima. Pasalnya, sopir bus atas nama Teo dengan nomor polisi DD 12 65 RP melarikan diri pascakejadian dan belum diketahui keberadaannya.

“Warga tadi menemukan jenazah perempuan sekitar jam 08.30, yang diduga penumpang bus Bintang Prima. Saat ini, kami masih mengidentifikasi koban untuk memastikan apakah korban memang penumpang bus yang kecelakaan,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lakalantas) Satlantas Polres Maros Iptu Muhammad Arsyad.

Pascakecelakaan tersebut, seluruh penumpang bus Bintang Prima sudah dievakuasi sejak Minggu pagi tadi. Sementara saat ini, petugas Satlantas Polres Maros masih mengejar sang sopir bus Bintang Prima ini. Akibat kecelakaan tunggal ini, arus lalu lintas dari arah Kabupaten Pangkep menuju Kabupaten Maros, Sulsel, sempat mengalami kemacetan.


Editor : Maria Christina