BMKG Sebut Banjir Bandang Luwu Utara Tidak Terkait Gempa Tektonik

Muhammad Arham Hamid ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 08:40 WIB
BMKG Sebut Banjir Bandang Luwu Utara Tidak Terkait Gempa Tektonik
Banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara. (Foto: Dok iNews).

MASAMBA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut insiden banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak terkait dengan gempa tektonik. Gempa bumi yang terjadi pada Senin (13/7/2020) lalu dinilai masuk kategori ringan.

Data yang dihimpun BMKG, tiga gempa yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara dalam waktu berdekatan. Yakni pada 8 April 2020 (magnitudo 5,0), 11 April (magnitudo 4,2) dan 13 Juni (magnitudo 4,2).

Hasil monitoring BMKG, ketiga gempa tersebut memiliki skala intensitas II MMI atau masuk kategori ringan. Kondisi ini dinilai tidak memicu terjadinya longsoran.

Banjir bandang di Luwu Utara pada Senin pekan lalu tidak ada kaitannya dengan kejadian longsoran yang diakibatkan gempa. Justru penyebabnya karena curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari sebelumnya dengan intensitas sedang hingga lebat.

Untuk mengetahui penyebab banjir bandang, perlu kajian yang komprehensif berdasarkan data lapangan, khususnya kondisi daerah aliran sungai dan kondisi lahan di wilayah hulu.

Sebab bisa jadi ada alih fungsi lahan seperti penggundulan hutan yang dapat memicu terjadinya peningkatan aliran permukaan. Hal ini yang kemudian dapat memicu terjadinya banjir bandang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal