Ayah Tiri Tikam Anak hingga Tewas saat Duel di Makassar Ditangkap 

Leo Muhammad Nur · Minggu, 18 September 2022 - 07:12:00 WITA
Ayah Tiri Tikam Anak hingga Tewas saat Duel di Makassar Ditangkap 
Ayah Tiri Tikam Anak hingga Tewas saat Duel di Makassar Ditangkap (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)

MAKASSAR, iNews.id - Ayah tiri yang tikam anaknya hingga tewas saat duel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya ditangkap, Sabtu (17/9/2022). Motif penikaman ini rupanya karena berselisih paham terkait utang.

Sebelumnya, duel maut itu terekam CCTV. Tampak awalnya pelaku berinisial AA menunggu korban DD di lokasi yang merupakan rumah temannya. Saat sang anak keluar di Jalan Kakak Tua 1, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (13/9/2022). pelaku langsung menyerangnya hingga perkelahian tangan kosong pun tak terhindarkan.

Warga setempat sempat melerai, lalu korban bergerak mundur. Tak lama kemudian, korban mengejar pelaku yang tampak mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. Dia kemudian ditikam sebanyak satu kali.

Melihat korban roboh, pelaku langsung lari meninggalkan lokasi kejadian. Sementara warga berupaya menolong korban dengam membawanya ke RS Labuang Baji Makassar namun nyawanya tak terselamatkan.

Polisi yang melakukan pengejaran akhirnya  berhasil menangkap pelaku AA (58) di Kabupaten Maros dalam pelariannya pelaku sempat berpindah-pindah tempat.

Usai ditangkap, pelaku lansung di bawa ke Polsek Mamajang untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Dari pengakuan pelaku AA awalnya, korban meminjam uang Rp5 juta dengan perjanjian akan dilunasi jadi Rp6 juta.

Namun dalam perjalanannya korban hanya melunasi Rp3 juta. Pelaku pun mendatangi korban untuk menagih sisa Rp3 juta. Bukannya  mendapat sambutan baik, pelaku malah mendapat kata-kata kasar hingga  akhirnya pulang  mengambuil sangkur lalu mendatangi korban.

"Dia masih ada utang Rp3 juta," ucap pelaku AS, Sabtu malam(17/9/2022).

Kanit Reskrim Polsek Mamajang AKP Muhammad Rivai mengatakan dari pemeriksaan sementara diketahui jika pelaku menikam korban sebanyak satu kali menggunakan sangkur. Tusukan itu mengenai bagian dada kiri korban. Adapun motifnya lantaran korban dan pelaku sempat terlibat perselisihan terkait utang.

"Kalau pengakuan warga, sangkur itu dibawa untuk jaga-jaga. Tapi, faktanya sangkur itu yang digunakan untuk menusuk korban," ucap Kanit Reskrim Polsek Mamajang, AKP Muhammad Rivai.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 351 ayat 3 kuhp subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara. Saat ini pelaku ditahan di Polsek Mamajang.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: